Saat pemberian bantuan kepada nelayan (Foto s@i)
Selain itu Tim Baintelkam Polri yang dipimpin Kombes Pol Ahmad Suyadi tinjau Kapal Nelayan di Lokasi Tambat Kapal di sepanjang alur sungai Juwana turut Ds. Bajomulyo sampai dengan Pulau Seprapat serta Silaturahmi dengan Tokoh Nelayan Purse Seine dan Tokoh Nelayan Jaring Tarik Berkantong Sdr. Jasiman dan rekan-rekan di Warung Kopi sekitar Punden Tunggul Ds. Bendar, Kec. Juwana.
Tim Baintelkam Polri didampingi Kasatpol Air Polres Pati AKP Daffid Paradi, S.H., Kapolsek Juwana AKP Ali Mahmudi kemudian menyerahkan bantuan perlengkapan nelayan pada Ketua Perkumpulan Nelayan Mina Santosa, Jasiman.
Perlengkapan Nelayan tersebut diantaranya Apar (Alat Pemadam Kebakaran), Pelampung Donat dan Pelampung Rompi.
Kombes Pol Ahmad Suyadi mengungkapkan bantuan ini untuk mengurangi tingkat fatalitas apabila terjadi kecelakaan kapal.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kab. Pati H. Rasmijan berharap Pemerintah dapat memberikan kemudahan terhadap SOP perizinan kapal yang harus melewati 27 tahap perizinan di 3 kantor berbeda.
Suyadi akan berupaya dan berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan serta pemerintah pusat untuk membantu menyampaikan aspirasi kelompok nelayan.
Terkait rencana Kelompok Nelayan yang akan merencanakan aksi unra di depan Istana Negara Jakarta 20 Juli mendatang dengan massa kurang lebih 3.000 orang Tim Baintelkam Polri menghimbau kepada seluruh Kelompok Nelayan untuk melaksanakan unra dengan tertib dan damai dan mewaspadai adanya penyusup yang akan memprovokasi dan mengarahkan unjuk rasa anarkis. (@wg/s@i/Red).









Komentar