Saat audiensi di gedung Paripurna DPRD Grobogan
Metropos.id, Grobigan – FSWG (Forum Solidaritas Wartawan Grobogan) akhirnya gelar audiensi dengan Komisi D DPRD Grobogan terkait SE (surat edaran) bernomor : 130/10028/A/2022 tertanggal 03 Oktober 2022, yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Grobogan Drs. Puryomo, M.Pd yang dinilai meresahkan masyarakat Grobogan, Rabu (9/11/2022).
Nampak hadir dalam audiensi tersebut Ketua Komisi D DPRD Grobogan Muklisin (FPKB), Karsono (FPG), Bukhori (FPD), Ahmad Sidik (FPKS) dan Kepala Dinas Pendidikan Kab Grobogan Drs Purnyomo serta sejumlah wartawan yang tergabung pada FSWG.
Pada kesempatan itu Koordinator FSWG Ali Rukamto menyampaikan bahwa dengan adanya SE yang berisi himbauan Kepala Dinas Pendidikan Kab Grobogan agar Kepala Sekolah Satuan Pendidikan Menengah baik Negeri dan Swasta, Korwil (Koordinator Wilayah) Kecamatan, Pengurus MKKS SMP, Pengurus K3S Se-Kabupaten bersama dengan Peserta Didik dan Pendidik untuk melakukan kunjungan wisata di Desa Banjarejo dalam Festival Jerami Banjarejo dari tanggal 30 September sampai dengan 09 November 2022, sebagai tindaklanjut Surat dari Pemdes Banjarejo Kec. Gabus bernomor : 39/902/2022 tertanggal 24 September 2022.
“Subtansi sudah jelas bahwa SE yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab Grobogan tersebut telah meresahkan para wali murid, sebab dengan adanya SE tersebut membuat para orang tua murid harus mengeluarkan biaya ektra di tengah pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi covid 19,” ungkap Ali.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kab Grobogan Purnyomo mengatakan bahwa SE tersebut bersifat himbauan karena mengandung edukasi.
“Jadi ini keterkaitan sebab ada nilai sejarahnya di sana, sehingga siswa bisa lebih banyak belajar sejarah, dan terlebih saya tidak perlu menjawab surat dari FSWG,” kata Purnyomo.
Adapun Ketua Komisi D Muklisin beserta anggotanya akan menindaklanjuti persoalan tersebut dan akan mengagendakan rapat internal Komisi D beserta Dinas Pendidikan Kab Grobogan.
Usai audiensi Kepala Dinas Pendidikan Kab Grobogan Purnyomo saat dimintai komentarnya oleh para awak media menolak dengan meninggalkan lokasi.
Salah seorang anggota FSWG Sugiono dari Radar Minggu menilai sikap atau jawab – jawaban Kepala Dinas Pendidikan saat audiensi dinilai tak berarah dan tidak beraturan sehingga membuat kami menaruh curiga dengan SE yang di keluarkan Kepala Dinas Pendidikan Kab Grobogan tersebut.
“Ya jelas kami menaruh curiga atas SE tersebut karena kami menilai SE itu sarat kepentingan bisa juga dikatakan sarat dengan bisnis,” singkatnya. (@wg/Red).












Komentar