Saat penyerahan sertifikat tanah massal (Foto Kermit)
Metropos.id, Kajen – Warga Desa Notogiwang, Kec. Paninggaran, Kab. Pekalongan antusias mengikuti program PTSL -PM (Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap – Parsitpasi Masyarakat). Hal ini disampaikan Kepala Desa (Kades) Notogiwang, Agus Purwanto saat penyerahan 700 an lembar sertifikat tanah di Balai Desa Notogiwang belum lama ini.
“Saya selaku Kades merasa sangat bersyukur dengan antusias warga mengikuti program pemerintah ini. Dan juga berterima kasih dengan para panitia yang sudah bekerja membantu warga untuk mengumpulkan data, hari ini ada sekitar 700 lembar sertifikat tanah yang di bagikan. Alhamdulillah sampai detik ini tidak ada kendala yang berarti,” ujar Kades.
Ditambahkan oleh Agus karena antusias warga dan kecepatan serta ketepatan panitia desanya diberi kuota tambahan untuk program PTSL-PM tahap 2 yang akan di laksanakan pada awal tahun 2023 ini.
“Dari BPN memberikan kami kuota tambahan sisa dari kuota tahun 2022 yang belum tercover, tapi kami hanya di beri waktu 2 Minggu saja untuk pemberkasan. Makanya tadi langsung saya umumkan kepada warga dan seperti yang kalian lihat sendiri bahkan hari ini sudah ada warga yang melakukan pengumpulan data untuk pengajuan sertifikat tanah,” tambahnya.
Sementara itu Sunarti salah seorang warga saat ditanya tentang program PTSL – PM tersebut mengaku sangat terbantu.
“Dengan program PTSL ini saya merasa sangat terbantu pasalnya menurut informasi dari teman saya jika harus mengurus sendiri melalui notaris biayanya sampai 8 jutaan. Sedangkan dengan program PTSL ini kami hanya di kenai biaya hanya Rp 150 ribu saja,” ujarnya. (Mit/Red)











Komentar