oleh

Longsor Sejak Setahun Lalu, Jalan Raya Desa Kalongan Akhirnya Ditutup

Jalan yang longsor dan kini akhirnya terputus.(Foto HERU).

Metropos.id, Ungaran – Jalan raya penghubung jalur Ungaran Kab Semarang – Mranggen, Kab Demak yang beberapa waktu lalu longsor kini kondisinya semakin parah hingga akhirnya terputus dan tidak bisa untuk dilewati. Jalan tersebut berada di wilayah Desa Kalongan, Kec. Ungaran Timur, Kab. Semarang yang terputus akibat longsor sejak bulan Februari 2022 lalu.

Kadus (Kepala Dusun) Bandungan, Kec Ungaran Timur Dewi Anjarsari mengatakan, bahwa awalnya terjadi longsor pada 19 Februari 2022 lalu yang hingga kini sudah terjadi beberapa kali longsor. Semakin parah sejak satu bulan terakhir ini. Selain itu, dalam sepekan ini sudah terjadi 3 kali longsor hingga akhirnya jalan atau jalur itu terputus total. Akibatnya, perekonomian warga juga terganggu.

“Jalan atau jalur tersebut sebelum akhirnya terputus total, sepekan sebelumnya sempat terjadi longsor bersamaan hujan deras mengguyur wilayah Kab. Semarang. Sekarang ini, justru terputus total dan jalan tersebut tidak dapat dilalui dan ditutup. Ini benar-benar berpengaruh terhadap perekonomian warga, selain itu warga harus memutar sejauh kurang lebih 3 Km untuk dapat sampai di wilayah Kalongan dan sekitarnya,” kata Dewi Anjarsari kepada wartawan, Kamis (16/1/2023).

Ditambahkan, sebagai jalur alternatif yang disiapkan untuk pengalihan arus dialihkan di jalur alternatif Jalan Bima atau jalan dari Kajangan menuju Kalongan. Dan ini harus memutar kurang lebih 3 Km. Efek yang lain akibat longsor tersebut, merambah rumah-rumah warga sekitar. Rata-rata tembok rumah mengalami retak namun tidak terlalu parah.

“Rumah kami jaraknya tidak terlalu jauh dengan lokasi jalan yang longsor itu, akibatnya tembok rumah bagian dapur mengalami retak-retak. Dan ini pertama kali terjadi sekitar setahun lalu. Namun, kini keretakan itu mulai nampak menganga karena efek dari longsor itu. Diduga, tanah di pemukiman warga ini ikut ambles seiring getaran longsoran jalan tersebut,” tandas Munardi (52) dan Saefudin (56) keduanya tinggal tidak jauh dari jalan yang longsor tersebut. (Heru/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed