Saat rakor Rentinkon Kotamaops TNI wilayah Kogabwilhan II dan III di Hotel Patra, Candi Baru, Jl. Sisingamangaraja, Semarang (Foto pendam4/Dip)
Dalam sambutannya Kasdam mengucapkan terima kasih kepada Mabes TNI, atas kepercayaan yang diberikan kepada Kodam IV/Dip sebagai penyelenggara dalam Rakor Rentinkon tahun ini.
Sementara itu Paban II Organisasi dan Strategi Sops TNI Kolonel Inf Teguh Pudji Raharjoe menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya kontijensi atau ancaman yang diperkirakan terjadi pada tahun 2024. Mengingat tahun tersebut merupakan tahun politik sehingga memiliki potensi kerawanan terjadi konflik antar pendukung maupun ancaman terhadap penyelenggaraan pemilu, Rabu (22/2/2023).
Selain pembahasan tentang potensi kerawanan konflik juga dibahas mengenai potensi terjadinya bencana alam. Hal ini untuk menyamakan persepsi, pola tindak, dan sinkronisasi dalam menghadapi kontinjensi, sehingga terwujud kerja sama seluruh matra dalam menghadapi ancaman yang mungkin timbul di wilayah Kotamaops TNI.
Oleh sebab itu TNI harus melakukan langkah-langkah antisipatif salah satunya adalah menyusun Rentinkon ini. Di sisi lain ancaman yang diperkirakan muncul antara lain terkait dengan ilegal fishing lautan Indonesia, kemudian kerawanan di wilayah perbatasan seperti ancaman separatis teroris dan juga ancaman terhadap konflik komunal yang terjadi di wilayah Indonesia.
“Rentinkon ini adalah wujud pertanggungjawaban TNI atas tugas pokoknya yang bersifat antisipatif terhadap kemungkinan ancaman. Kemudian Rentinkon ini dilakukan sebagai sarana koordinasi yaitu melaksanakan rapat koordinasi di mana masing-masing Komando Utama Operasi juga akan melibatkan Komando Operasi yang lain,” pungkasnya. (@wg/pendam4/Dip/Red).











Komentar