Bangkai mobil dan motor pasca kecelakaan menjadi tontonan warga sekitar (Foto ist)
Metropos.id, Semarang – Diduga mengalami gangguan rem, sebuah truk tangki berisi air menabrak satu mobil Suzuki Ertiga bernopol H 1986 SR serta beberapa motor diantaranya Honda Beat nopol H 2049 XY, Beat nopol H 3557 AHW, dan CBR nopol H 4177 BCD. Hal ini disampaikan Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi di lokasi kejadian, Senin (24/7/2023).
“Berawal truk sebelumnya melaju dari atas atau Mijen menuju bawah atau Manyaran. Saat melewati turunan pucung itulah, sopir truk diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga terjadilah kecelakaan tersebut,” ujarnya.
Dari kejadian itu kata Yunaldi, korban meninggal dunia satu orang dibawa ke RSUP Kariadi untuk proses lebih lanjut, sedangkan tiga lainnya terluka.
Adapun sopir truk tangki air sebelum melewati turunan Pucung Budi mengaku sempat merasakan jika rem truknya sudah tidak berfungsi. Saat itu dirinya sempat berusaha untuk membanting kemudinya ke arah kiri supaya tidak menabrak kendaraan lainnya.
“Agak tersendat-sendat awalnya, lalu Saya banting kiri sebetulnya mau jatuh tapi kok nggak jadi akhirnya malah oleng ke kanan dan menabrak banyak mobil. Sebetulnya kalau bisa terguling saya sudah lega. Tapi tidak jadi malah nabrak kendaraan yang lain,” terangnya di lokasi kejadian.
Sementara itu lokasi kecelakaan terjadi di turunan Pucung Jatibarang, Jalan Gunung Kelir, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang sekira pukul 13.30 WIB.
Guna memperlancar arus lalulintas dilokasi kejadian mobil Ertiga ditarik menggunakan truk derek, sementara 3 sepeda motor diangkut menggunakan mobil polisi. Sedangkan truk tangki masih berada di lokasi menunggu evakuasi. (Red).












Komentar