Surat pernyataan (Ft Kermit)
METROPOS.ID II Batang – Perangkat Desa Silurah, Kec. Wonotunggal, Kab. Batang, diduga “Selewangkan” dana BLT Elnino milik warga, hal ini disampaikan salah satu warga yang enggan namanya dimediakan.
“Pembagian kartu dilakukan sekitar awal tahun 2023 lalu, yang langsung diterima oleh warga selaku KPM, namun Pak Warnoto “menggiring” warga untuk melakukan transaksi di ATM terdekat selanjutnya baik ATM maupun buku tabungan warga yang jumlahnya sekitar 64 KPM diminta oleh Pak Warnoto,” jelasnya saat diminta konfirmasi awak media Selasa (28/11/2023) lalu.
“Pada bulan puasa lalu ada sekitar 22 kartu milik warga yang di kembalikan itu pun karena sebagian warga ngotot meminta untuk di kembalikan, namun ironisnya saat di lakukan pengecekan di ATM isinya sudah kosong tidak bisa dilakukan penarikan,” paparnya.
Masih menurut warga tersebut, pada tanggal 27 Nopember lalu, karena didesak warga Pak Warnoto sempat membuat surat pernyataan yang isinya akan mengembalikan uang ke warga/KPM jika ada yang merasa dirugikan.
“Namun sampai saat ini belum ada pengembalian,” tandasnya.
Salah seorang warga yang lain membenarkan hal itu.
“Kartu ATM suami saya baru di kembalikan bulan Nopember dan hanya diberikan uang Rp 350 ribu, sedang milik ibu saya dikembalikan namun tidak diberi apapun dan saat kami cek isinya kosong,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Silurah, Suroto saat dikonfirmasi tentang hal ini dikediamannya. Selasa (28/11/2023) awalnya mengaku tidak mengetahui hal tersebut.
“Untuk BLT Elnino langsung disalurkan ke KPM, jadi saya tidak tahu-menahu, sejauh ini setahu saya ya lancar,” ujarnya.
Namun saat di tunjukkan surat pernyataan yang di buat perangkatnya Suroto membenarkan adanya hal itu.
“Memang kemarin ada warga yang mengadu kepada saya tentang BLT Elnino dan saya meminta Pak Warnoto segera untuk menyelesaikannya, saya selaku Kades geram dengan dugaan penyimpangan tersebut. Karena tidak dibenarkan perangkat meminta ATM milik KPM, lebih jelasnya nanti saya komunikasikan dengan Pak Warnoto,” imbuhnya.
Hingga berita ini di turunkan Warnoto belum memberikan penjelasan, saat dihubungi via ponselnya tidak menjawab. (Mit/Red)












Komentar