oleh

Tim JKPD Boyolali Sidak Pasar Dan Supermarket, Ini Yang Ditemukan

-Boyolali-80 views

Foto : Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Boyolali saat sidak pasar dan supermarket.(ft.hms).

METROPOS.ID || BOYOLALI – Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Boyolali yang merupakan gabungan dari beberapa instansi melaksanakan inspeksi mendadak di berbagai pasar tradisional, supermarket, hingga toko retail, Selasa (11/3/2025). Saat sidak, tim menemukan sejumlah produk kedaluwarsa.

Diketahui, tim JKPD Boyolali terdiri atas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), Dinas Kesehatan (Dinkes) Satpol PP, hingga kepolisian.

Koordinator tim sekaligus Kabid Konsumsi dan Ketahanan Pangan DKP Boyolali, Nur Djamilah, menyampaikan, timnya bertugas memantau keamanan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri maupun Natal. Jelang Idul Fitri ini, tim JKPD Boyolali bakal memantau selama 3 hari yaitu Selasa-Kamis (13/3/2025).

“Untuk temuan yang terkait pangan olahan, kami menemukan cukup banyak produk-produk yang expired di pasar wilayah Musuk dan di supermarket. Ada beberapa toko yang menjual produk expired hingga produk yang belum memiliki izin edar. Kemudian di supermarket ini, kami menemukan produk expired dan izinnya habis,” ujarnya saat ditemui wartawan di sela-sela pengawasan.

Beberapa produk kedaluwarsa bermacam-macam mulai dari minuman kemasan, makanan ringan, hingga roti.

Ia mengatakan ada pula produk yang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.

“Disinyalir itu hanya karena terlewatkan saja, bukan karena unsur kesengajaan menjual produk expired. Hanya karena dia kurang awas saja,” katanya.

Selanjutnya, Nur Djamilah membandingkan kondisi pemantauan saat ini lebih baik karena sekitar 3 tahun yang lalu di pasar tradisional wilayah Musuk banyak ditemukan produk kedaluwarsa.

Artinya, lanjut dia, kegiatan pemantauan berdampak pada perilaku pelaku usaha untuk memperbaiki cara penjualan.

Ia menjelaskan, tim JKPD terbagi menjadi 2 tim, pada Selasa ini tim pertama bertugas ke pasar tradisional wilayah Musuk, Pasar Boyolali, dan supermarket atau toko retail wilayah Boyolali. Tim kedua memantau di Pasar Penggung dan Sunggingan. Lalu, hari kedua tim menyebar di Ampel, Klego, dan toko-toko. Kemudian, hari ketiga tim menyebar ke Karanggede dan Ngemplak.

“Selama 3 hari kami memantau pangan olahan, pangan segar asal hewan, pangan segar asal tumbuhan, dan lain-lain. Tujuan pemantauan yaitu untuk melindungi konsumen agar mendapatkan makanan terbaik,” pungkasnya. (mit/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed