Foto : Kondisi Sungai Sengkarang yang terus menggerus bantaran sungai yang semakin membuat warga DusunLegok, Desa Karangsari, Kec. Karanganyar, Kab. Pekalongan diliputi kecemasan.(ft.kmit).
METROPOS.ID || PEKALONGAN – Sejumlah rumah warga di Dusun Legok, Desa Karangsari, Kec. Karanganyar, Kab. Pekalongan, berada dalam kondisi mengkhawatirkan akibat erosi di Bantaran Sungai Sengkarang yang terus menggerus tanah. Kondisi tersebut membuat beberapa rumah kini berada tepat di tepi jurang dan terancam longsor.
Salah seorang warga setempat, Putri, mengungkapkan bahwa peristiwa erosi tersebut telah berlangsung sejak sekitar 4 tahun lalu. Namun, setiap tahunnya kondisi semakin parah hingga kini berdampak langsung pada bangunan rumah warga.
“Awalnya belum separah sekarang. Tapi tiap tahun tanahnya terus terkikis, dan sekarang sudah sampai merusak rumah,” ungkap Putri saat diwawancarai pada Senin (2/2/2026).
Putri mengaku telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut kepada Pemdes (pemerintah desa). Selain itu, ia juga mencoba memviralkan kejadian tersebut melalui medsos (media sosial) dengan harapan mendapat perhatian dari pihak berwenang. Namun hingga saat ini, menurutnya, belum ada langkah penanganan yang berarti.
“Apakah harus ada korban dulu baru ditindak?,” kata Putri dengan nada kesal.
Ia menilai kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan warga, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut dan debit Sungai Sengkarang meningkat. Situasi itu membuat warga hidup dalam rasa cemas berkepanjangan.
“Pokoknya setiap ada hujan deras dan sungai banjir, kami selalu was-was dan tidak bisa tenang,” ujarnya.
Putri berharap Pemda (pemerintah daerah) maupun instansi terkait dapat segera turun tangan dan melakukan penanganan serius, mengingat ancaman longsor dapat terjadi sewaktu-waktu dan berpotensi menimbulkan korban jiwa jika dibiarkan berlarut-larut. (kmit/red).











Komentar