Salah seorang peserta lomba yang menang. (ft her).
METROPOS.ID || KOTA TEGAL — Ratusan pelajar dari berbagai sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) ambil bagian dalam ajang Jakwir Siteko Championship 2026 yang digelar oleh Polres Tegal Kota. Kegiatan ini berlangsung di Venue Njajan Debong, Tegal Selatan, Sabtu (25/4/2026), sebagai rangkaian peringatan hari jadi Kota Tegal.
Sebanyak 130 tim yang berkompetisi dalam game populer seperti Free Fire dan Mobile Legends turut meramaikan turnamen ini. Total peserta mencapai 604 pelajar yang hadir dengan membawa strategi, semangat kompetitif, serta ambisi untuk menunjukkan kemampuan terbaik di dunia esports.
Wali Kota Tegal, Dedy Supriyono, menilai penyelenggaraan turnamen ini sebagai langkah nyata dalam menyediakan ruang aktivitas yang positif bagi generasi muda.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan yang terarah.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan kegiatan yang mampu mengalihkan perhatian pelajar dari berbagai pengaruh negatif seperti tawuran, perjudian daring, hingga penyalahgunaan narkoba.
Pemkot (Pemerintah kota), kata dia, berkomitmen untuk terus mendorong program-program serupa agar menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.
Sementara itu, Kapolres Tegal Kota, Heru Antariksa Cahya, memandang esports sebagai fenomena yang tidak bisa di pisahkan dari kehidupan generasi saat ini.
Ia menyebut generasi Z dan Alfa tumbuh dalam lingkungan digital yang kuat, sehingga membutuhkan pendekatan yang adaptif.
Menurutnya, esports bukan sekadar hiburan, melainkan sarana yang mengandung nilai kerja sama tim, strategi, hingga ketahanan mental. Oleh karena itu, penting untuk memberikan wadah yang tepat agar potensi tersebut dapat berkembang secara positif.
Ia juga menegaskan bahwa nilai sportivitas dan integritas harus menjadi landasan utama dalam setiap kompetisi. Baginya, sikap dalam bertanding mencerminkan karakter dan kualitas individu, terlepas dari hasil akhir pertandingan.
Melalui turnamen ini, di harapkan akan muncul bibit-bibit atlet esports berbakat dari kalangan pelajar yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi dan membawa nama baik Kota Tegal ke kancah yang lebih luas.
Selain pertandingan, kegiatan ini juga di isi dengan deklarasi pelajar yang berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Para peserta turut menyatakan penolakan terhadap hoaks, ujaran kebencian, provokasi, serta berbagai perilaku negatif seperti perundungan, tawuran, balap liar, perjudian, penipuan digital, hingga penyalahgunaan narkoba.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi generasi muda untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, sehat, dan bertanggung jawab. (her/red).











Komentar