oleh

IPEMI Audiensi Dengan Plt Bupati Pekalongan, Bahas Penguatan UMKM

IPEMI saat audiensi dengan Plt Bupati Pekalongan, Sukirman. (ft kmit).

METROPOS.ID || KAJEN — Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kab. Pekalongan menggelar silaturahmi dan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, Rabu (29/4/2026), di ruang rapat bupati. Pertemuan tersebut membahas penguatan sektor UMKM, mulai dari pengembangan produk hingga strategi pemasaran.

Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, mengatakan, diskusi bersama IPEMI menyoroti berbagai aspek penting dalam pengembangan UMKM, termasuk potensi produk lokal dan kendala yang dihadapi pelaku usaha.

“Alhamdulillah, kita diskusi dengan IPEMI terkait UKM dan UMKM, mulai dari produk-produknya, kendala yang dihadapi, hingga ruang-ruang yang akan kita ciptakan untuk menumbuhkan dan mengembangkan UMKM secara berkelanjutan,” katanya.

Berbagai produk unggulan turut dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya minuman kopi, Jamu, basreng, hingga rengginang singkong yang menjadi ciri khas daerah. Selain itu, pengembangan produk juga mulai merambah ke sektor lain seperti telur asin dan pakaian.

Menurut Sukirman, keberagaman produk tersebut memberikan dampak ekonomi berantai (multiplier effect) yang luas, karena melibatkan berbagai sektor seperti peternak bebek, petani singkong, hingga petani rempah.

Dalam diskusi itu, isu yang paling menonjol adalah kebutuhan peningkatan kapasitas pelaku UMKM, khususnya dalam hal pelatihan pengemasan (packaging) dan pemasaran.

Ia menilai, pemasaran masih menjadi tantangan karena belum adanya sentra ekonomi yang representatif.

“Kita belum punya sentra ekonomi, tetapi UMKM Center di Kec. Wonopringgo harus kita prioritaskan sebagai pusat oleh-oleh Kab. Pekalongan,” tegasnya.

Untuk mendorong kemajuan UMKM, Pemkab Pekalongan akan mengombinasikan pendekatan pemasaran tradisional dengan upaya mengakses program-program unggulan dari pemerintah pusat.

Sukirman juga berpesan kepada para pelaku UMKM agar terus meningkatkan kreativitas, terutama dalam hal kemasan dan tampilan produk.

“Ya, kreativitas harus terus dikembangkan. Kemasannya terus diperbaiki dan ditampilkan dengan baik. Kemudian semua program yang diselenggarakan pemerintah diikuti dengan baik, termasuk melibatkan BUMN, CSR, ataupun NGO yang memang konsentrasi pada pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua II IPEMI Kab. Pekalongan, Riana Yuli Astuti, menyambut positif audiensi tersebut.

Ia mengaku senang dan terhormat dapat berdiskusi langsung dengan Plt Bupati Pekalongan.

“Kami sangat senang dan terhormat bisa audiensi dengan beliau. Ini membahagiakan sekali bagi kami,” ungkapnya.

Riana menjelaskan, selain membahas kondisi UMKM saat ini, pertemuan juga menyinggung arah pengembangan organisasi IPEMI ke depan, termasuk rencana menghadirkan pusat oleh-oleh sebagai wadah produk UMKM lokal.

Tak hanya itu, fasilitasi pelatihan dan dukungan program untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM juga menjadi fokus pembahasan.

Ia juga menjelaskan, kesempatan bagi produk UMKM untuk dicoba langsung oleh Plt Bupati menjadi momentum berharga yang berdampak positif bagi promosi.

“Ini kesempatan langka bagi kami. Apalagi direview langsung oleh Bapak Sukirman, itu bisa membantu meningkatkan omzet. Foto dan videonya juga sangat membantu untuk promosi,” pungkasnya. (kmit/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed