Saat pengambilan minyak mentah hasil sumur masyarakat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kec. Bogorejo, Blora. (ft riv).
METROPOS.ID II BLORA – Sebuah babak baru dalam pengelolaan minyak rakyat di Kab. Blora resmi dimulai. Untuk pertama kalinya, minyak mentah hasil sumur masyarakat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kec. Bogorejo, diberangkatkan menuju Pertamina MOS Menggung, Jumat (22/5/2026).
Momen bersejarah ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat setempat setelah terjalinnya kerja sama antara Perkumpulan Penambang Sumur Masyarakat Gendono Sejahtera bersama (MCN).
Pengiriman perdana tersebut tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas distribusi minyak biasa, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya kekuatan ekonomi masyarakat desa yang kini mulai mengambil peran dalam rantai energi nasional.
Ketua Perkumpulan Penambang Gendono Sejahtera, Agus Rumanto, menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan langkah awal yang sangat berarti bagi para penambang sumur rakyat di wilayahnya.
“Ini menjadi pengiriman pertama minyak mentah dari sumur masyarakat Dukuh Gendono bersama MCN. Kami berharap ini menjadi awal yang baik untuk keberlanjutan pengelolaan sumur rakyat,” ujarnya.
Dalam pelepasan armada, satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter diberangkatkan menuju instalasi Pertamina. Minyak mentah yang dikirim disebut telah memenuhi standar kualitas industri setelah melalui tahapan pengujian laboratorium.
Rumanto menjelaskan, hasil uji menunjukkan nilai BS and W (Basic Sediment and Water) berada di angka 0,5 atau jauh di bawah batas maksimum yang ditentukan.
“Semakin kecil nilai BS and W, maka kualitas minyak semakin baik karena kandungan air dan endapannya sangat rendah,” jelasnya.
Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa pengelolaan sumur masyarakat kini semakin tertata dan profesional.
Jika sebelumnya aktivitas sumur rakyat kerap dipandang tradisional, kini pengelolaannya mulai menerapkan standar operasional yang lebih baik dan memperhatikan kualitas produksi.
Suasana pelepasan pengiriman perdana juga dipenuhi antusiasme warga Desa Gandu. Masyarakat berbondong-bondong hadir menyaksikan langsung armada tangki yang membawa minyak mentah hasil bumi mereka menuju fasilitas Pertamina.
Bagi warga, keberhasilan tersebut bukan hanya milik kelompok penambang ataupun perusahaan mitra, melainkan menjadi kebanggaan bersama masyarakat Dukuh Gendono.
“Kehadiran warga hari ini menunjukkan bahwa keberhasilan ini adalah milik bersama dan menjadi kebanggaan masyarakat Gandu,” kata Agus Rumanto.
Ke depan, pengiriman perdana ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan aktivitas usaha dan lapangan pekerjaan. Selain itu, kerja sama antara masyarakat dan pihak swasta dinilai menjadi contoh bahwa potensi desa dapat berkembang apabila dikelola secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Sementara itu, pihak MCN menegaskan komitmennya untuk terus menjaga standar keselamatan kerja, kualitas produksi, serta memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat sekitar.
“Dengan dimulainya pengiriman ini, kami optimistis bisa terus berkembang dan ikut mendukung ketahanan energi nasional dari daerah,” pungkas Agus Rumanto.
Dari kawasan kecil di Dukuh Gendono, harapan baru kini mulai mengalir bersama minyak rakyat, membawa semangat kemandirian energi sekaligus kesejahteraan bagi masyarakat desa. (Riv/red).










Komentar