METROPOS.ID II PEKALONGAN – Aksi penganiayaan sadis menggemparkan warga Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada Kamis (16/7/2026) sore. Dua orang pemuda menjadi korban serangan menggunakan sajam (senjata tajam) hingga mengalami luka serius. Peristiwa yang terekam kamera CCTV itu memperlihatkan korban tak berdaya saat dianiaya oleh pelaku, sementara warga sekitar dibuat panik dengan insiden berdarah tersebut.
Kejadian berlangsung di kawasan Kelurahan Kuripan Kertoharjo RT 03/RW 07, Kota Pekalongan. Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan detik-detik seorang korban terkapar di lokasi, sementara pelaku terus melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam. Dalam rekaman itu juga terlihat seorang pria lain diduga ikut memegangi tubuh korban saat aksi kekerasan berlangsung.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi melalui Kasat Reskrim AKP Setiyanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku beserta seorang rekannya tak lama setelah kejadian.
Korban utama diketahui bernama Mamat Godril, warga Desa Simbangkulon, Kab. Pekalongan. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk dan luka sayat di sejumlah bagian tubuh, di antaranya perut, dada, dan lengan. Selain itu, korban juga mengalami luka lebam pada bagian kepala yang diduga akibat pukulan menggunakan benda tumpul.
Tak hanya Mamat Godril, satu korban lainnya bernama Vicky juga menjadi sasaran penganiayaan. Vicky mengalami luka tusuk di bagian perut, namun berhasil menyelamatkan diri dan segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Berdasarkan hasil penangkapan awal, polisi mengamankan terduga pelaku berinisial R bersama seorang rekannya. Saat diamankan, keduanya diduga berada dalam pengaruh minuman keras.
Selanjutnya, kedua terduga pelaku dibawa ke Mapolres Pekalongan Kota guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai proses hukum yang berlaku.
Sementara itu, hingga Kamis petang, kedua korban masih menjalani perawatan intensif. Mamat Godril dirawat di IGD RS Siti Khotidjah Kota Pekalongan, sedangkan Vicky mendapatkan perawatan di RS Djunaid Kota Pekalongan.
Kasat Reskrim AKP Setiyanto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengungkap motif dan penyebab pasti terjadinya aksi penganiayaan tersebut. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menganalisis rekaman CCTV yang merekam jalannya peristiwa.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena aksi kekerasan terjadi di kawasan permukiman dan terekam kamera pengawas. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat kepolisian.
Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara lengkap kronologi kejadian serta peran masing-masing pihak yang terlibat dalam peristiwa berdarah tersebut.(kmit/red).







Komentar