oleh

Aksi Damai Forlindo Jaya di Kajen Berlangsung Tertib, Massa Sampaikan Tuntutan Antikorupsi dan Perbaikan Infrastruktur

Peserta aksi saat dialog.(ft kmit).

METROPOS.ID || KAJEN – Aksi damai yang digelar LSM Forum Lestari Indonesia Jaya (Forlindo Jaya) Kab. Pekalongan bersama sejumlah elemen masyarakat berlangsung tertib di kawasan Taman Boulevard Alun-alun Kajen, Jumat (17/7/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan berbagai aspirasi mulai dari pemberantasan korupsi, penolakan praktik pungutan liar, hingga permintaan percepatan perbaikan infrastruktur jalan.

Sekitar 50 peserta mengikuti kegiatan yang dipimpin Ketua LSM Forlindo Jaya, Islah. Aksi dimulai sejak pukul 13.30 WIB setelah para peserta berkumpul di Sekretariat Forlindo Jaya di Desa Kayugeritan, Kec. Karanganyar.

Sebelum berangkat, massa memasang berbagai poster berisi pesan antikorupsi dan kritik terhadap dugaan penyimpangan birokrasi. Selanjutnya rombongan menggunakan 3 kendaraan dan satu truk towing yang dilengkapi pengeras suara menuju Jalan Raya Bebekan, Kedungwuni.

Di lokasi tersebut, peserta menggelar orasi sekaligus membagikan nasi kotak kepada para pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Setelah itu, rombongan melanjutkan konvoi menuju Alun-alun Kajen melalui jalur Kedungwuni–Surobayan–Bojong.

Setibanya di Taman Boulevard Alun-alun Kajen, massa bergabung dengan elemen masyarakat lainnya sehingga jumlah peserta aksi tetap sekitar 50 orang. Mereka berasal dari LSM Forlindo Jaya, LSM Pejuang 24 Pekalongan, dan Koalisi Transparansi Pekalongan.

Rangkaian aksi diawali dengan doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan penyampaian orasi.

Dalam orasinya, para perwakilan massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemda. Selain mendorong pemberantasan korupsi dan praktik pungutan liar, mereka juga meminta adanya pembenahan birokrasi, peningkatan pelayanan terhadap pengaduan masyarakat, serta percepatan perbaikan jalan yang rusak di sejumlah wilayah Kab. Pekalongan.

Sekitar pukul 16.00 wib, unsur Forkopimda Pekalongan menemui peserta aksi untuk berdialog secara langsung. Hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Muhamad Nurul Chabibi, serta Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si.

Dalam dialog tersebut, Ketua LSM Pejuang 24 Silfa Hadi meminta pemerintah terus membenahi tata kelola pemerintahan dan memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara profesional.

Sementara Ketua LSM Forlindo Jaya Islah menyampaikan harapan agar pemerintah memperbaiki kondisi jalan yang rusak, menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang mereka miliki buktinya, serta menjaga Kab. Pekalongan tetap dikenal sebagai daerah yang bersih dari praktik korupsi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman menyampaikan apresiasi atas kritik dan masukan yang diberikan masyarakat.

Ia menegaskan Pemda terbuka terhadap pengawasan publik dan siap menindak setiap pelanggaran sesuai ketentuan hukum.

“Kami bersyukur karena teman-teman LSM masih peduli dan mau memberikan kritik kepada pemerintah. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Jika masih ditemukan praktik-praktik yang tidak benar, silakan laporkan kepada saya, akan kami evaluasi dan tindak tegas sesuai aturan. Mari kita bersinergi membangun Kab. Pekalongan yang lebih baik,” pintanya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, tertib, dan mendapat pengamanan dari personel Polres Pekalongan bersama instansi terkait.

“Pengamanan kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan pendapatnya secara damai dan sesuai ketentuan. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif berkat kerja sama semua pihak, baik peserta aksi maupun unsur Forkopimda,” pungkas dia.(kmit/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed