Saat foto bersama.(ft kmit).
METROPOS.ID || MAGELANG – Semangat pemberdayaan masyarakat terus digelorakan melalui kolaborasi KKN (Kuliah Kerja Nyata) UPN Veteran Yogyakarta bersama A-PPI Magelang Raya. Dalam kegiatan yang berlangsung di rumah Suwarno, Ketua RT 13/RW 06 Dusun Karangampel, Desa Tampirwetan, Minggu (19/7/2026), berbagai program pemberdayaan diserahkan kepada warga, mulai dari bibit stroberi dan cabai, LBF (Liquid Bio Fertilizer) atau pupuk organik cair berbahan alami, hingga media tanam ramah lingkungan dari batok buah maja.
Kegiatan tersebut bertepatan dengan pertemuan rutin PKK dan KWT (Kelompok Wanita Tani) Dusun Karangampel yang dilaksanakan secara bergilir di setiap RT. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK, dilanjutkan laporan administrasi serta penyampaian program kerja dari pengurus PKK dan KWT.
Secara simbolis, bantuan bibit tanaman, media tanam, dan LBF diserahkan kepada Ketua PKK dan Ketua KWT Dusun Karangampel. Sebelumnya, warga juga telah mendapatkan pelatihan pembuatan pupuk organik cair tersebut dengan memanfaatkan berbagai bahan alami berupa aneka buah dan material organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Melalui pemanfaatan sumber daya lokal ini, masyarakat diharapkan mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sekaligus mendukung pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Program ini juga sejalan dengan implementasi 10 Program Pokok PKK, khususnya dalam bidang pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, kesehatan, kelestarian lingkungan hidup, serta pengembangan kehidupan berkoperasi. Kehadiran kebun rumah tangga yang produktif diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menambah nilai ekonomi masyarakat.
Perwakilan A-PPI Magelang Raya, Edy Gores, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara mahasiswa KKN UPN Veteran Yogyakarta dengan masyarakat Dusun Karangampel.
“Kami memberikan dukungan penuh kepada seluruh kegiatan positif yang dilakukan warga. Terima kasih kepada mahasiswa KKN UPN Veteran Yogyakarta yang terus bersinergi dengan masyarakat melalui berbagai program utama maupun program tambahan yang sangat bermanfaat. Semoga kolaborasi ini mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat,” ujarnya.
Tidak hanya membagikan bibit dan pupuk, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai pembuatan lilin terapi berbahan dasar minyak jelantah atau limbah minyak goreng bekas. Edukasi ini menjadi salah satu upaya mengurangi limbah rumah tangga sekaligus memberikan nilai tambah melalui produk yang bernilai ekonomis.
Ketua KWT, Feni, mengajak seluruh anggota PKK dan KWT untuk terus menjaga semangat kebersamaan serta aktif mengikuti berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kemajuan Dusun Karangampel.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan warga, diharapkan berbagai inovasi yang diperkenalkan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya desa yang mandiri, produktif, dan berwawasan lingkungan.(kmit/red).











Komentar