Saat gotong royong lintas sektor.(ft kmit).
METROPOS.ID || KLATEN – Jajaran Kodim 0723/Klaten bersama personel Polsek Bayat, relawan, serta unsur instansi terkait melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan Pasar Sidoharjo Bayat, Kec. Bayat, Kab. Klaten, Sabtu (1/8/2026), pasca terjadinya kebakaran yang melanda kawasan pasar tersebut beberapa hari lalu.
Kegiatan pembersihan dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan dampak bencana sekaligus membantu proses pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kegiatan pembersihan difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah akibat kebakaran yang terjadi pada Senin (27/7/2026) sore. Kobaran api yang melanda Pasar Sidoharjo Bayat mengakibatkan kerusakan cukup besar dan berdampak pada ratusan pedagang yang menggantungkan mata pencahariannya di lokasi tersebut.
Berdasarkan data Pemkab. Klaten, sedikitnya 101 kios dan los di Pasar Sidoharjo Bayat terdampak kebakaran. Peristiwa tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian material yang signifikan, tetapi juga mengganggu aktivitas perdagangan yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Kec. Bayat dan sekitarnya.
Sejak pagi hari, para peserta karya bakti terlihat bekerja secara bergantian mengumpulkan material sisa kebakaran ke dalam karung, membersihkan besi dan kayu yang hangus serta tumpukan puing.
Danramil 18/Bayat Kapten Inf Albertus Dheny W. mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat serta implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Pembersihan ini dilakukan untuk membantu mempercepat proses pemulihan pascakebakaran sehingga lingkungan pasar menjadi lebih bersih dan aman,” tuturnya.
Di tengah upaya pemulihan, lanjut Danramil, kehadiran personel TNI bersama seluruh unsur terkait menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Kami hadir bersama Polri, relawan, pemda dan seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong meringankan beban para pedagang yang terdampak,” katanya.
Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh pihak merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat, termasuk saat terjadi bencana.
“Kami mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat. Kebersamaan seperti ini menunjukkan bahwa ketika masyarakat menghadapi musibah, semua komponen bangsa hadir dan bergerak bersama. Semoga proses pemulihan dapat berjalan lancar dan para pedagang bisa kembali beraktivitas,” tambahnya.
Sementara itu, para pedagang dan warga sekitar menyambut baik pelaksanaan karya bakti tersebut. Kehadiran aparat TNI-Polri bersama relawan dinilai memberikan semangat dan harapan bagi para pedagang yang saat ini tengah berupaya bangkit setelah kehilangan tempat usaha akibat kebakaran.
Selain membersihkan area pasar, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara pemda, aparat keamanan dan elemen masyarakat dalam mendukung langkah-langkah rehabilitasi serta penataan kembali kawasan Pasar Sidoharjo Bayat.(mit/red).











Komentar