METROPOS.ID, KAB. PEKALONGAN – Sekda Pekalongan Mukaromah Syakoer, MM mewakili Plt. Bupati Pekalongan menutup secara resmi rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung III Tahun Anggaran 2020 di Ds. Pungangan, Kec. Doro, Rabu (21/10/2020) pagi.
Penutupan TMMD dengan tema “TMMD Pengabdian Untuk Negeri” tersebut disaksikan Ketua DPRD Hj. Hindun, MH beserta unsur Forkopimda, Dandim Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan, SIP, Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.IK, wakil dari Kantor Pengadilan Agama Kab. Pekalongan, para kepala OPD terkait, Forkopimcam Doro, Kades dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya Sekda, menyampaikan bahwa kegiatanTMMD merupakan wujud nyata bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral antar Kementerian, Pemda serta komponen masyarakat sebagai upaya mendukung pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah tertinggal, terpencil/terisolir serta diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“TMMD merupakan bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan untuk mengatasi persoalan-persoalan bangsa. Sepert di masa pandemi ini, perlu peningkatan kesadaran, ketanggapan, kepedulian bersama khususnya untuk membantu pemerintah dalam mengedukasi tentang pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran COVID -19 di lingkungan sekitar karena hal ini tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau pemerintah daerah saja. Semua harus bersama-sama bersinergi serta bekerjasama,“ lanjutnya.
Dakatakan pula, melalui kegiatan TMMD selama 30 hari semua komponen telah sengkuyung bersama – sama dalam pembangunan jalan desa sepanjang 687 meter, lebar 3 meter, dan pembangunan jembatan dengan panjang 6 meter, lebar 4 meter.
“Akhirnya penantian masyarakat untuk menikmati jalan yang layak telah terpenuhi dengan kegiatan TMMD ini sehingga ke depan dapat membantu aksesibilitas untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial dan aktivitas lainnya,“ ujarnya.
Sekda juga berpesan kepada masyarakat Ds. Pungangan agar dapat melestarikan, memelihara hasil dari kegiatan TMMD tersebut, sehingga tujuan dan sasaran yang diinginkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. (Mit/Red)












Komentar