Ilustrasi
Metropos.id, Jepara – Hingga hari ini, Selasa (1/2/2022), jumlah total korban tewas akibat pesta miras oplosan pada Jumat malam-Sabtu sore pekan lalu di Kec. Mlonggo, Kab. Jepara, Jawa Tengah itu sebanyak 7 orang, karena bertambah 2 orang lagi yang meninggal dunia.
Hal ini di sampaikan Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fahrur Rozi dalam keterangan tertulis kepada wartawan di Jepara, Selasa (1/2/2022).
“Korban 5 orang dilaporkan pada kesempatan pertama, kemudian ada penambahan 2 korban lagi,” terangnya.
Dua korban tambahan itu kata Fahrur adalah S (32) warga Desa Srobyong, Kec. Mlonggo, dan MH (21) warga Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo.
“Pada pukul 21.00 WIB, S meninggal di RSI pada Senin (31/1/2022). Sedangkan pukul 23.30 WIB, MH meninggal di RSI,” katanya.
Fahrur juga menjelaskan selain bertambah 2 korban meninggal, masih ada 2 pemuda lainnya yang dirawat di rumah sakit setelah menenggak miras oplosan tersebut.
“Dari informasi terakhir ada 2 korban yang masih dirawat di RSI Sultan Hadlirin Jepara, yaitu AM dan AK,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian ini bermula saat 10 orang datang ke warung yang berada di Dukuh Ploso, Desa Karanggondang, pada Jumat (28/1/2022) sekira pukul 22.30 WIB. Di warung itu mereka membeli minuman soda untuk dicampur dengan miras oplosan jenis ginseng.
“Pesta miras yang di lakukan para pemuda itu sejak Jumat (28/1/2022) malam hingga Sabtu (29/1/2022) pukul 16.00 WIB,” ungkapnya.
Usai pesta miras, 4 pemuda yang pulang ke rumah dalam kondisi mabuk berat akhirnya meninggal secara beruntun yakni SD (20) dan JR (20) meninggal pada Minggu malam (30/1/2022). Disusul FY (20) dan DJ (21) meninggal pada Senin pagi (31/1/2022). Pada hari yang sama, Senin (31/1/2022), korban meninggal bertambah 1 orang, yaitu IA (19).
Sampai saat ini polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan ihwal miras oplosan maut yang merenggut 7 korban tersebut. (Ninik/Red).












Komentar