METROPOS.id, Boyolali – Jajaran Polres Boyolali sudah menyiapkan 600 personel untuk menghadapi persiapan keamanan Natal dan Tahun Baru, meskipun masih beberapa minggu lagi.
Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan titik berat pengamanan ada dua sasaran. Yaitu, pengamanan di gereja yang digunakan untuk ibadah Natal serta pengamanan di jalur mudik, Rabu (4/12/2019).
Untuk jalur mudik, kami siapkan sejumlah pos pengamanan (Pospam), antara lain, di Pos Bangak, Kecamatan Banyudono, Monumen Susu Murni, Boyolali Kota dan Kawasan Ampel. Hal itu dilakukan mengingat ruas Ampel merupakan kawasan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Kami juga menyiapkan Pospam di exit tol Boyolali, beserta petugas di seluruh rest area yang tersebar di seluruh jalur di Boyolali,” terangnya.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan di seluruh gereja di seluruh wilayah Kabupaten Boyolali. Adapun jumlah petugas yang dilibatkan disesuaikan dengan kondisi gereja dan jumlah jema’atnya.
“Tentunya, untuk gereja yang besar dan jema’at banyak, jumlah personil juga lebih banyak,” lanjutnya tanpa menyebutkan rinci jumlah petugas di tiap gereja.
Untuk jumlah personil yang dipersiapkan, Kapolres mengungkapkan, bakal menyiagakan 2/3 dari seluruh jumlah petugas yang ada. Saat ini, ada 897 anggota baik di tingkat Polres maupun di Polsek – Polsek se- Boyolali. Dengan demikian, jumlah personil yang disiagakan sekitar 600 personil.
“Namun, untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru, kami juga mendapat bantuan dari jajaran TNI. Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kodim Boyolali yang sepakat untuk mendukung pengamanan,” lanjutnya.
Disinggung tentang Operasi Cipta Kondisi sebelum pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kapolres memastikan sudah menyiapkan jajarannya. Hal ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Sasaran operasinya termasuk penyakit masyarakat (pekat),” pungkasnya. (Mul/Red)












Komentar