oleh

Belasan Rumah Warga Lemah Ireng Hanyut Terbawa Banjir

Metropos.id,Boyolali – Hujan deras yang mengguyur wilayah Boyolali Utara, selama 2 hari Rabu malam (3/4) hingga Kamis (4/4) dini hari, meluapnya sungai Serang mengikis tebing sungai dan menghanyutkan 11 rumah warga terbawa longsor.

Longsor menerjang Dukuh Kedungaron RT 04/04, Desa Lemah Ireng, Kecamatan Wonosegoro. Rumah yang ditempati 11 keluarga hanyut tersapu aliran air yang cukup deras, musibah tanah longsor terjadi 2 kali di Desa Lemah Ireng dalam waktu semalam.

Kades Lemah Ireng, Agus Sunaryo menjelaskan pada hari Rabu (3/4) pukul 11 malam, terjadi longsoran pertama disusul longsor ke 2 terjadi pukul 2 pagi disertai hujan yang cukup deras. Meski 11 rumah hanyut terbawa longsor, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

” 11 rumah penduduk hanyut bersama tanahnya dan putusnya semua jalan poros desa di area tersebut,” jelasnya.

Agus juga mengatakan Jalan kampung di Dukuh Kedungaron longsor tidak bisa dilewati kendaraan roda empat dan mengkhawatirkan kalau dilewati kendaraan roda dua. Karena ada kemungkinan longsor lagi, jalan tersebut menghubungkan bagian besar dari wilayah Dukuh Kedungaron dengan 8 Kepala Keluarga yg ada di ujung kampung yang berada di pinggir sungai.

“Kandang sapi milik Baiman di RT 04, tanahnya mengalami pecah-pecah akibat longsor, sehingga untuk mengantisipasi kerugian dan kerusakan lebih besar. Maka kandang sapi tersebut dibongkar secara gotong royong oleh warga,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator Assessment Taruna Siaga Bencana (Tagana) Boyolali Moh Irawan mengatakan daerah tersebut memang potensi rawan longsor dan sering terjadi saat musim hujan.

“Untuk itu kami menghimbau kepada warga untuk pindah ketempat yang lebih aman, dan warga yang terkena musibah sebagian sudah menempati rumah pengungsian yang lebih aman,” jelasnya. (Mul/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed