oleh

Pekalongan terancam Kota sampah

-News-117 views

METROPOS.id, Pekalongan – Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Degayu sudah mengkhawatirkan. Pasalnya, lahan yang disediakan seluas 5,8 Ha nyaris overload. Jika tidak segera diantisipasi Kota Pekalongan benar-benar akan alami darurat sampah. Terlebih, tiap hari masyarakat Kota Pekalongan tanpa disadari memproduksi 90 ton sampah.

“Dari data yang ada Bulan Mei 2773 ton dan dan Juni 2019 sampah capai 2603 ton. Sedangkan lahan TPA Degayu sudah memprihatinkan,” ungkap Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Kota Pekalongan M. Taufiqurrahman.

Dia menjelaskan, saat ini terdapat lahan TPA seluas 5,8 Ha dan dibagi 3 zona. Untuk zona 1 dengan luas 5.600 M2 sudah overload. Itupun sudah sangat dipaksakan dengan ketinggian tumpukan sampah capai 40 meter. Idealnya adalah 3 tingkat dengan rata-rata pertingkatnya adalah 10 meter atau 30 meter.

Sedangkan zona 2 seluas 16.000 M2. Saat ini juga sudah memasuki tahap pemaksaan. Pasalnya tumpukan sampah sudah pada tingkat 3 atau dengan ketinggian 30 meter. Sehingga sekarang sampah dibuang di Zona 3 yang luas lahannya 10.000 M2.

“Ironinya zona 3 pun sudah memasuki saf 3. Artinya, kini semua sampah yang dihasilkan masyarakat sudah memasuki tahap mengkhawatirkan,” jelasnya.

Karenanya, melihat fenomena ini, pihaknya sudah mengusulkan untuk membuka Zona 4.

“Alhamdulillah usulan pembukaan lahan 8000 M2 pada zona 4 sudah masuk KUAPPS. Moga bisa secepatnya direalisaikan, mengingat melihat jumlah sampah yang kian tak terbendung ini,” ujarnya.

Selain itu, untuk mengangkut sampah sebanyak 90 ton perhari itu, DLH mengerahkan 98 tenaga lapangan dengan armada berupa 1 buah truk Amrol dan 14 Dump Truk sebanyak 14.

“Juga dibantu oleh armada L 300 sebanyak 1 unit. Namun ada beberapa rute sedang dievaluasi. Karena ada wilayah yang tak bisa dilayani hanya dengan 1 truk saja. Misalnya rute Banyuurip,” pungkasnya. (Mit/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed