METROPOS.id, Pekalongan – Mitra BPJS Kesehatan Pekalongan, RSUD Bendan mendapatkan kehormatan terpilih sebagai 20 nominasi RS teladan era JKN-KIS. Adapun beberapa indikator penilaian yang akan dilakukan tim juri di antaranya adalah bagaimana peran dari RS dalam menyikapi komplain peserta, cepat tanggap ataupun respon RS dalam mengatasi komplain tersebut.
“Peran Customer Service RS pun menjadi penilaian, kemampuan dalam memberikan kepuasan pelayanan terhadap peserta utamanya dalam memberikan layanan informasi terkait pelayanan medis di RS tersebut,” jelas Deputi Direksi Bidang Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Arief Saefudin saat melakukan kunjungan bersama Ketua YLKI Tulus Abadi ke RSUD Bendan, Jumat (9/8/2019).
Dan penilaian yang cukup menjadi perhatian dari juri juga adalah kemampuan dari RS menghadirkan berbagai inovasi untuk mempermudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik di RS tersebut. Dalam kunjungannya, tim juri melakukan observasi terhadap komponen penilaian RS. Sarana dan prasarana pendukung menjadi obyek observasi penilaian dari mulai ketersediaan ruang pengaduan atau komplain sampai dengan kamar yang representatif untuk pasien.
Dari segi inovasi, RSUD Bendan menghadirkan berbagai layanan yang umumnya berbasis teknologi seperti Bendan Mobile (BEMO), Anjungan Pendaftaran Mandiri (APEM), Pendaftaran SMS Online (PENTOL), pendaftaran poliklinik secara mandiri, dan sistem integrasi pembayaran untuk pelayanan (Denda BPJS).
“Sebagai contoh BEMO adalah merupakan aplikasi berbasis android yang dikembangkan oleh RSUD untuk memberikan kemudahan kepada pasien, dari mulai pendaftaran, pemberitahuan nomor antrian, maupun jadwal dokter dan lain sebagainya. Semua ini semata-mata kami kembangkan untuk kepentingan semua pasien, baik peserta JKN-KIS maupun pasien umum,” ungkap Direktur RSUD Bendan, Junaedi Wibawa.(Mit/Red).












Komentar