METROPOS.id, Boyolali – 37.449 ribu masyarakat Kota Susu dari berbagai elemen padati Alun-alun Kidul Boyolali, Minggu (25/8/2019). Pelajar hingga masyarakat berkumpul dari berbagai kecamatan membacakan Pancasila secara serentak, sekaligus Deklarasi Boyolali bersatu.
Juga turut hadir 17 pelajar asal Papua yang menuntut ilmu di Boyolali, ikut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan membaca teks Pancasila.
Dipilihnya Pancasila ini diharapkan dapat dipahami dan diterapkan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Tim dari Museum Rekor Indonesia menyerahkan piagam atas keberhasilan Boyolali yang melibatkan 37.449 peserta dalam Pembaca Pancasila Secara Serentak.
“Bagaimana kita membumikan Pancasila dan tentunya menggemakan Pancasila, sehingga dasar negara ini mampu dipahami dan dijalankan dalam nilai kehidupan,” jelas Wabup Boyolali, M. Said Hidayat.
Ketua Panitia, Agus Santoso menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sekaligus sebagai kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Sehingga diharapkan, masyarakat di Kabupaten Boyolali terdorong agar hidup lebih sehat.
“Diharapkan dapat hidup sehat, sehingga hadiah yang kita sediakan ada sepeda gunung. Memasyarakatkan bahwa berolahraga dengan bersepeda itu bagus,” ungkapnya.
Di Tahun 2019 ini, Germas Kabupaten Boyolali menetapkan dan menobatkan 9 ikon Germas yang melibatkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah mengkampanyekan dan melaksanakan program Germas di kehidupan sehari.
Seperti halnya Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani yang menjadi ikon konsumsi buah dan sayur setiap hari.
“Dengan konsumsi buah dan sayur, tubuh menjadi bugar. Kita bisa mengatasi berbagai penyakit yang disebabkan makanan yang tidak sehat,” ujar Wiwis. (Mul/Red)












Komentar