METROPOS.id, Demak – LSM AJISAKA dan beberapa aliansi LSM lainnya gelar demonstrasi di depan kantor DPRD Demak dalam rangka menggugat hasil Pilprades (Pemilihan Perangkat Desa) 2018 yang lalu. Dalam orasinya mereka menagih janji Ketua DPRD Demak, Senin (16/9/2019).
Mereka juga menuntut agar membrantas praktek – praktek KKN di Demak, termasuk meminta agar di usut tuntas kasus dugaan suap jual beli jabatan di Pilprades 2018.
Selain itu dalam orasi tersebut meminta agar di selamatkan pembunuhan karakter generasi muda Demak dan meminta ke aparat penegak hukum dan pemerintah pusat untuk andil turun tangan menangani Bupati dan DPRD Demak yang lalai dan melakukan pembiaran terhadap praktek KKN di Demak.
Dari pantauan di lapangan, setidaknya ada 200 an orang dengan membawa Keranda mayat memadati halaman depan kantor DPRD Demak dengan kawalan ketat Polres Demak. Nampak mobil taktis dan ratusan anggota Shabara dan resmob Polres Demak.
Namun tak berselang lama para pendemo di terima oleh Ketua DPRD Demak Slamet. Dan dalam dialog tersebut Ketua DPRD di tagih janjinya tentang pembentukan pansus terkait kasus tersebut, selain itu agar di paripurnakan secepatnya.
Mendengar tuntutan agar di adakan pansus Ketua DPRD Demak Slamet menyampaikan bahwa hal itu sudah tidak bisa lagi karena sudah habis di akhir 2018, karena di DPRD sekarang banyak anggota dewan yang baru, sehingga kami tidak bisa mengikuti apa kemauan para kawan – kawan yang hadir.
“jika mau berkoordinasi silahkan kawan kawan dengan saya mau pribadi atau secara berkelompok, monggo silakan datang sama saya,” pintanya.(Adi/Damar/Red).












Komentar