oleh

Warga Karangharjo tewas terbakar usai membakar sampah

METROPOS.id, Grobogan – Warga Dusun Ndoro, RT 03/03, Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon mendadak geger dengan di temukannya seorang  perempuan meninggal dunia ditengah kebun bambu. Diduga korban membakar daun bambu kering dan mengenai tubuh korban sendiri, Kamis (24/10/2019).

Korban di ketahui bernama Radiyem (80) warga setempat dan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di temukan 1(satu) buah sekrap / cakruk (alat untuk mengumpulkan daun bambu kering).

Adapun kronologis awal sekira pukul 14.30 WIB, saksi pertama kali yang melihat korban adalah Wadiyo (70) warga setempat yang saat itu hendak ke pekarangan yang melewati kebun bambu yang daunnya kering habis terbakar dan melihat korban sudah meninggal ditengah daun bambu kering yang habis terbakar dengan luka bakar, sehingga kejadian tersebut langsung di laporkan ke pihak yang berwajib.

Sedangkan menurut anak kandung korban yakni Rusdi (55) sekira pukul 10.00 WIB, korban berangkat ke kebun bambu dengan membawa sekrap/cakruk untuk mencari ranting bambu untuk kayu bakar dan mengumpulkan daun bambu kering dengan menggunakan sekrap/cakruk lalu dibakar untuk  pupuk kandang, dan diduga korban sewaktu membakar daun bambu kering tersebut api menjalar ke daun bambu kering di sekitarnya hingga mengenai tubuh korban, sehingga korban meninggal di TKP.

Sementara itu Kapolsek Panunggalan AKP Bowo membenarkan kejadian tersebut dan berdasarkan pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Pulokulon II dan Inafis Polres Grobogan korban mengalami luka pada Tangan kanan luka bakar dan mengelupas, Paha kanan luka bakar dan mengelupas, Punggung luka dan mengelupas, Kaki kanan luka bakar dan mengelupas, Rambut depan habis terbakar, Muka gosong terbakar, Hidung terbakar mulai kening, Dubur mengeluarkan kotoran, dan Perut terbakar.

“Korban meninggal dunia diduga pada saat membakar daun bambu kering dan api menjalar ke daun bambu kering lainnya hingga mengenai tubuh  korban sendiri,  dan hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan,” terangnya.(Awg/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed