METROPOS.id, Sukoharjo – Siap mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Sukoharjo, dua kader Partai Gerindra yang baru saja dilantik, Joko Santosa akrab dikenal dengan nama Joko Paloma dan Hardi Widodo, mengambil formulir pendaftaran Pilkada Sukoharjo 2020.
Kehadiran Joko dan Hardi di kantor DPC Gerindra Sukoharjo, Senin (4/11/2019) sore, dipastikan bakal menambah ramai bursa calon Bupati dan Wakil Bupati Kota Jamu periode 2021 – 2026.
“Hari ini, saya mengambil formulir untuk pencalonan bupati, dan Alhamdulillah ini juga ada teman, Pak Hardi sama – sama anggota dewan Sukoharjo,” kata Joko.
Menyinggung tentang konsekuensi jika nanti lolos dan ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pilkada harus menyatakan secara tertulis mengundurkan diri, Joko menyatakan tidak keberatan dengan aturan tersebut.
“Itu konsekuensi, kalau peraturannya saat ini seperti itu. Sebagai anggota dewan aktif, maka kalau peraturannya memang harus mundur, ya saya siap mundur,” tandasnya.
Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo, Nuril Huda menyampaikan, berdasar regulasi yang masih berlaku, terhadap status Aparat Sipil Negara (ASN) dan anggota dewan yang ingin mencalonkan diri menjadi peserta Pilkada, maka wajib mengundurkan diri.
“KPU itu kan lembaga pelaksana Undang – Undang (UU), dan sampai hari ini regulasinya masih menggunakan UU No. 10/2016. Selain itu, PKPU tentang pencalonan juga belum keluar, sehingga aturannya masih sama seperti Pilkada 2017 dan 2018,” terang Nuril
Hingga kini, sejumlah figur mulai muncul membanjiri ruang visual publik dengan spanduk, banner hingga baliho, berebut simpati meramaikan bursa Pilkada Kabupaten Sukoharjo 2020, baik sebagai bakal calon Bupati maupun Wakil Bupati.
Selain Joko dan Hardi, ada figur yang berlatar belakang ASN aktif, pengusaha, tokoh masyarakat, hingga praktisi hukum atau advokat.
Dari ASN, ada nama Agus Santosa Sekda Sukoharjo dan Wiwoho Aji Santosa seorang guru SD yang juga menjabat Ketua PD Muhammadiyah Sukoharjo. Sedangkan dari kalangan advokat, ada Henry Indraguna mantan caleg DPR RI dapil V Jateng. (Naura/Red)












Komentar