METROPOS.id, Sukoharjo – Sebuah upaya membumikan kuliner tradisional ditengah gempuran kuliner asing dilakukan warga Desa Kenep, Sukoharjo dengan menggelar event Festival Jenang Kedunggudel. Jenang atau juga disebut dodol produk turun temurun warga desa tersebut selama ini dikenal memiliki ciri khas tersendiri.
Antusias pengunjung yang datang sedikitnya membuktikan bahwa masyarakat masih menyukai jenang khas Kedunggudel ini. Mereka saling berebut meraih gunungan untuk mendapat jenang yang dikemas plastik usai kirab menandai pembukaan festival jenang, Sabtu (23/11/2019).
Melalui event ini, masyarakat desa Kedunggudel berharap kuliner tradisonal khas produksi mereka makin dikenal luas. Tidak hanya di wilayah Solo Raya saja, tapi juga merambah ditingkat nasional.
Selain menyajikan jenang gratis kepada pengunjung, kali ini dalam kirab gunungan hasil bumi dan gunungan berisi jenang juga turut dimeriahkan sekumpulan warga berkostum superhero yang ikut kirab.
Dalam kirab dua gunungan, selain melibatkan warga, juga ada barisan superhero dengan tokoh Gatotkaca, dan Srikandi. Kemudian, ada ruhut Superman, Spiderman, Batman, Wonder Woman ditambah paguyuban Mas dan Mbak dari duta wisata Sukoharjo.
“Ini festival jenang kedua yang digelar Desa Kenep. Sebagai upaya untuk menggairahkan industri kuliner jenang tradisional sebagai oleh – oleh khas Sukoharjo,” kata Ketua Panitia, Tessar Diky.
Bagi para pengunjung yang tidak berhasil berebut gunungan jenang, panitia juga menyiapkan ratusan aneka jenang dalam wadah takir disepanjang jalan dilokasi festival. Ada jenang sumsum, jenang grendul, jenang mutiara, jenang krasikan dan aneka jenang lainnya.
Menurut Tessar, festival jenang berlangsung hingga sore hari dengan selingan menampilkan aneka pertunjukan seni untuk menghibur pengunjung. Seluruh penampil disebutkan adalah masyarakat Desa Kenep. Mereka menghibur pengunjung dengan tari – tarian tradisional diiringi karawitan, dan kesenian lainnya.
Koordinator figur superhero dari relawan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sukoharjo, Danar yang berkostum Gatutkaca mengatakan, sangat senang bisa terlibat dalam event yang bertujuan mengangkat kuliner tradisonal. Kehadirannya bersama figur superhero lain telah membuat kehebohan, anak – anak berebut minta foto bersama.
“Dengan menggenakan kostum superhero seperti ini, kami ingin menunjukkan terutama kepada anak – anak bahwa superhero pun cinta jajanan tradisional jenang. Selain itu, kuliner jenang ini biar makin milenial,” pungkasnya. (Naura/Red)











Komentar