METROPOS.id, Grobogan – Anggota Koramil 0717/06 Penawangan yang dipimpin Serka Sutejo bersama Babinkamtibmas, Kades Karang Pahing Agus beserta warganya 50 orang dan puluhan Mahasiswa Untag Semarang melaksanakan gerakan masyarakat (Germas) gropyok tikus, Minggu (24/11/2019).
Hal ini dilakukan mengingat MT1 (masa tanam pertama), karena Hama tikus merupakan salah satu ancaman yang serius dan klasik bagi tanaman padi, jika para petani lengah, hama tikus mampu meluluh lantakan areal pesawahan yang berakibat gagal panen.
“Pada masa tanam pertama padi ini para petani harus mewaspadai serangan hama tikus sawah sewaktu-waktu, sebagai langkah antisipasi kerusakan yang akan timbul kita harus proaktif memburu ditempat persembunyianya untuk mengurangi populasinya, agar tidak terlalu membahayakan,” tutur Serka Sutejo.
Meski menggunakan peralatan seadanya, kami bersama para petani padi dapat memaksimalkan hasil tangkapan hama tikus ini. Dengan kerjasama dan komunikasi yang intens ini, semoga dapat menjadikan suntikan semangat bagi para petani demi meningkatkan kuantitas dan mutu hasil panen padi di wilayah Kecamatan Penawangan.
“Kegiatan seperti ini akan rutin dilaksanakan. Guna mensukseskan program Swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah, sehingga TNI bersama PPL harus melaksanakan pendampingan kepada para petani,” pungkasnya.
Sementara itu Agus Kades Karang Pahing mengatakan bahwa upaya perang terhadap hama tikus sawah ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan hasil panen petani di wilayah kami.
“Dengan adanya pendampingan dari TNI, secara berkelanjutan kami optimis akan mendapatkan hasil panen terbaik tahun ini. Sebagai buktinya dalam gropyok sawah bersama ini kami berhasil menangkap ratusan tikus dengan peralatan seadanya,” pungkasnya. (Awg/Dim/Red).








Komentar