METROPOS.id, Sukoharjo — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo telah menutup pendaftaran calon petugas Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang akan bertugas pada Pilkada 2020 mendatang. Sejak dibuka pada Rabu (27/11/2019) lalu hingga ditutup hari Selasa (3/12/2019) kemarin, telah masuk sebanyak 201 pendaftar.
Bambang Muryanto selaku Ketua Bawaslu Sukoharjo mengatakan, dari jumlah 201 tersebut terdapat 5 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Sehingga hanya 196 pendaftar yang nantinya akan mengikuti tes seleksi.
“Kami memang tidak memperpanjang waktu pendaftaran karena dari yang sudah ada, setiap kecamatan sudah terpenuhi kuotanya. Dimana di Kabupaten Sukoharjo terdapat 12 kecamatan, sehingga nanti setelah dilakukan tes seleksi per-kecamatan diisi oleh 3 orang,” jelas Bambang dalam konferensi pers, Rabu (4/12/2019)
Peserta seleksi yang memenuhi syarat selanjutnya akan menjalani tes Computer Assisted Rest (CAT) pada 14-15 Desember di SMK Negeri 1 Sukoharjo. Dan pada tanggal itu juga langsung diteruskan dengan sesi tes wawancara.
“Untuk pengumuman lolos atau tidaknya akan dilakukan pada 18 Desember mendatang. Nanti akan diambil 36, sesuai jumlah kebutuhan di masing- masing kecamatan yakni, 3 orang,” sebutnya.
Menurut Bambang, terhadap peserta yang telah dinyatakan diterima akan diberi pelatihan terlebih dulu sebelum bertugas. Pelatihan antara tanggal 20 atau 21 Desember. Meski begitu, Bawaslu memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan terhadap nama -nama pendaftar Panwascam yang lolos seleksi.
“Misalnya ada nama yang diduga merupakan anggota parpol tertentu, atau menjadi tim sukses paslon dalam Pilkada besuk. Jika terbukti maka akan kami tindak lanjuti untuk diambil langkah tegas berikutnya,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Uswatun Mufidah, Komisioner Bawaslu Sukoharjo Kordiv SDM menambahkan, dilihat dari latar belakang pendidikan, pendaftar dengan status sarjana S1 jumlahnya sebanyak 111 orang, S2 16 orang, dan S3 1 orang. Sedangkan lulusan SMA sederajat ada 50 orang.
“Dilihat dari sisi usia, pendaftar Panwascam kali ini didominasi pendaftar usia produktif, yakni berkisar 31-40 tahun, dengan jumlah pendaftar perempuan ada 43 orang. Keseluruhan jumlah ini meningkat tajam. Karena saat pemilu 2019 lalu, jumlah pendaftar Panwascam hanya 136 orang,” ungkapnya.
Adapun rincian jumlah pendaftar per-kecamatan, yakni Kecamatan Weru 16 orang, Bulu 11 orang, Tawangsari 18 orang, Sukoharjo kota 14 orang, Nguter 23 orang, Bendosari 12 orang, Polokarto 25 orang, Mojolaban 13 orang, Grogol 18 orang, Baki 11 orang, dan Gatak 14 orang serta Kartasura 23 orang. (Naura/Red)











Komentar