oleh

Pilkada Ditengah Pandemi, Debat Kandidat Di Sukoharjo Bakal Dibatasi

METROPOS.ID, SUKOHARJO – KPU akan membatasi debat kandidat dalam Pilkada serentak pada Desember mendatang sesuai prosedur protokol kesehatan di tengah pandemi COVID -19.

Di Sukoharjo, selain tahapan kampanye yang banyak dilakukan secara online, debat kandidat pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati rencananya akan dilakukan dua kali dengan sejumlah penyesuaian, terutama pembatasan jumlah undangan.

“Awalnya direncanakan undangan 200 orang, namun karena ada pandemi Corona harus dilakukan penyesuaian termasuk jumlah pesertanya,” jelas Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda.

Dua kali debat kandidat tersebut rencananya jumlah undangan dibatasi hanya untuk 50 orang dengan menerapkan jaga jarak, atau physical distancing.

Terhadap peminat atau pendukung kandidat yang ingin hadir menyaksikan langsung, Nuril belum dapat memastikan apakah akan difasilitasi dengan siaran secara langsung melalui televisi lokal, atau melalui siaran radio.

“Untuk saat ini, kami masih melakukan banyak penyesuaian anggaran dengan pertimbangan adanya pandemi COVID -19,” terangnya.

Hingga, Senin (29/6/2020) KPU tengah memberikan bimbingan teknis (bintek) secara berjenjang pada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan juga Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Kebutuhan tenaga Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sendiri sesuai dengan jumlah TPS ada 1.775 orang. Jumlah sebanyak itu merupakan jumlah total setelah ada penambahan jumlah TPS, dari 1.705 menjadi 1.775 TPS.

“Nanti rekrutmen dilakukan oleh PPS dan disiapkan rapid test juga bagi tenaga PPDP agar masyarakat yang didatangi tidak resah dan takut terkait penularan Covid-19,” pungkas Nuril. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed