METROPOS.id, Boyolali – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Boyolali, telah menetapkan 66 orang anggota Panwascam untuk 22 Kecamatan di Kabupaten Boyolali.
Koordinator Divisi SDM Bawaslu Boyolali, M. Mahmudi menyatakan dari 66 anggota Panwascam di Boyolali di isi wajah wajah baru, 33 orang lainnya merupakan mantan anggota Panwascam pada pemilu sebelumnya.
“Jadi tadi malam (Selasa malam) usai pleno, 3 orang panwascam tiap kecamatan di Boyolali telah terpilih,” ujar Mahmudi saat konferensi pers, Rabu (18/12/2019).
Lebih lanjut dikatakan, Bawaslu Boyolali menerima 289 pendaftar calon Panwascam. Setelah dilakukan penelitian berkas administrasi, 11 pendaftar tak lolos. Itu dikarenakan 8 pendaftar tak cukup umur dan 2 pendaftar ketahuan mendaftar di dua kecamatan serta 1 orang tak melengkapi berkas yang kurang.
“Seleksi ini dilakukan secara ketat untuk mencari anggota Panwascam yang berintegritas dalam menjaga pesta Demokrasi Pilkada 2020 mendatang,” kata Mahmudi.
Mulai dari tes scoratif, hingga tes wawancara dilakukan secara profesional. Sedangkan untuk tes scroratif nilai tertinggi sebesar 71 dan nilai terendahnya 17.
Sementara itu Ketua Bawaslu Boyolali Taryono menambahkan meski saat tes scoratif sempat terjadi eror namun pelaksanaan tes berjalan dengan lancar. Dengan terbentuknya Panwascam ini, harapannya pengawasan tahapan pemilu lebih maksimal.
“Rekrutmen panwascam ini memang lebih dulu dari pembentukan PPK (Panita penyelenggara kecamatan). Sehingga saat pembentukan PPK, temen-temen Panwascam bisa turut mengawasi,” pungkasnya. (Mul/Red).











Komentar