METROPOS.id, Kendal – Terobosan baru dilakukan Polres Kendal dalam Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Yakni dengan melibatkan organisasi masyarakat (ormas), salah satunya Front Pembela Islam (FPI) untuk ikut menjaga keamanan Nataru.
Selain FPI, ada juga Ormas Islam lain yakni Barisan Ansor Serbaguna Nahdatul Ulama (Banser NU) Kendal, Pemuda Pancasila (PP), Lindu Aji, Kelompok pencak silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) dan Klabang Hitam, Selasa (24/12/2019).
Ormas yang berjumlah ratusan orang itu di Apelkan di halaman Mapolres Kendal. Mereka diberikan pengarahan untuk menjaga keamanan pada pos-pos pengamanan yang telah ditentukan.
Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita mengatakan sengaja melibatkan ormas-ormas, terutama FPI untuk ikut menjaga Keamanan Nataru.
“Ini adalah terobosan pertama yang kami ambil, kami menggandeng FPI dan ormas-ormas lain untuk menjaga keamanan Nataru,” ungkapnya.
Dikatakannya, selain membantu TNI dan Polri dalam pengamanan Nataru, momen tersebut menurutnya juga sebagai ajang silaturahmi, agar tumbuh rasa kebersamaan dan Nasionlisme untuk menjaga bangsa dari ancaman-ancaman yang membahayakan keragaman dan kedamaian bangsa.
“Dengan dilibatkannya ormas-ormas ini, harapan kami perayaan Natal dan Tahun Baru di Kendal bisa berjalan lancar. Tidak ada gangguan, sehingga masyarakat juga bisa merasa aman dan nyaman,” harapnya.
Sementara perwakilan FPI, Wali Laskar FPI Kendal Ahmad Sholeh mengatakan sedikitnya ada 30 anggota FPI yang terlibat dalam pengamanan Nataru. Mereka tersebar di Kecamatan Boja dan Limbangan.
“Kami sangat mengapresiasi keinginan Polres, karena kami juga sangat toleran terhadap perbedaan,” katanya.(Eko/Red)











Komentar