METROPOS.id, Sukoharjo – Euforia menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo 2020 melanda warga RW 05 Dkh. Pundungsari, Ds. Malangan, Kec. Bulu. Mereka menggelar pemilihan umum ketua pengurus kampung serentak ala Pemilu KPU.
Ajang yang digelar di gedung serba guna kampung setempat tersebut diikuti seluruh warga sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu, ditambah pemilih pemula dari pelajar SMP kelas 9. Mereka datang memilih Ketua Rukun Warga (RW), Ketua Rukun Tetangga (RT), Ketua PKK dan Ketua Karang Taruna.
“Sama-sama serentak seperti Pileg da Pilpres. Bedanya ini tingkat RW dan RT,” kata salah satu penggagas kegiatan, Parmujo saat ditemui usai pemilihn yang juga menggunakan cara coblosan, Rabu (25/12/2019).
Menurutnya, sistem pencoblosan sama seperti KPU, mulai dari surat undangan, kertas suara, hingga cara mencoblos. Hanya saja untuk kotak surat suara diganti mengunakan toples besar transparan.
“Ini adalah pemilihan serentak ketua RW, ketua RT, ketua ibu- ibu Kusumasari (PKK), dan ketua Karang Taruna Amoeba. Jadi ini merupakan pendidikan demokrasi di tingkat bawah sebagai persiapan menyambut Pilkada Sukoharjo 2020 nanti,” terangnya.
Setelah melalui proses coblosan dan penghitungan, panitia membacakan hasilnya, dan langsung disambut tepuk tangan dan sorak sorai kegembiraan warga menyambut kandidat yang terpilih berdasarkan suara terbanyak.
Adapun hasilnya, Agung R terpilih sebagai Ketua RW. 05, Sri Mulyadi terpilih sebagai Ketua RT.01, Giyanto terpilih sebagai Ketua RT. 02, Eni terpilih sebagai Ketua ibu – ibu Kusumasari (PKK), dan terakhir, Yuna berhasil terpilih menjadi Ketua Karang Taruna Amoeba.
Sebagai ungkapan rasa syukur, para kandidat terpilih ini kemudian diarak keliling desa mengunakan kereta kuda berupa Bendi dengan diikuti ratusan warga menggendarai sepeda motor.
“Arak – arakan setelah pemilihan ini dimaksudkan untuk memberi contoh kepada masyarakat diluar, bahwa meski sebelumnya mungkin berbeda pilihan, tapi setelah hasilnya diumumkan, semua menyatu kembali bergembira bersama, satu kampung seperti saudara,” pungkasnya. (Naura/Red).












Komentar