METROPOS.ID, Boyolali – Sepeda motor baru untuk operasional Kades se – Kab. Boyolali sudah terparkir di halaman Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) setempat, Senin (27/1/2020).
Rencananya 267 unit sepeda motor ini langsung akan dibagikan dalam waktu 2-3 hari kedepan. Setelah pengecekan sepeda motor oleh petugas selesai.
Sekertaris BKD Boyolali, Sri Mulyanto mengatakan sepeda motor tersebut baru saja tiba tadi pagi. Selanjutnya, dari dealer dan petugas BKD melakukan pengecekan unit sepeda motor.
Itu untuk memastikan kelengkapan sepeda motor dan dapat berfungsi dengan baik. Pengecekan juga untuk memastikan kecocokan Surat tanda nomor kendaraan (STNK). Antara Plat nomor dengan nomor rangka (NOKA) dan Nomor Mesin (NOSIN).
Rencananya, sepeda motor ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Boyolali Seno samodro. Diharapkan motor dinas baru ini membantu kinerja Kades dan lurah dalam memberi pelayanan terhadap masyarakat.
“Kita langsung hibahkan kepada Pemerintah desa. Sehingga perawatan, dan segala sesuatunya menjadi tanggung jawab pemerintah desa. Berbeda dengan daerah lain yang sistem pinjam pakai,” terangnya.
Seluruh kades dan lurah yang akan menerima sepeda motor ini juga dalam kondisi siap jalan. Artinya ada STNKnya dan plat nomor sudah terpasang. Namanya motor baru, motor yang dibeli Pemkab Boyolali yang kemudian dihibahkan ke Pemerintah desa (Pemdes) motor tersebut juga dilengkapi dengan helm serta Jaketnya.
“Pengadaan ratusan unit sepeda motor baru ini menelan anggaran tujuh koma sekian miliar. Dengan harga perunitnya sekitar Rp 27,5 Juta,” ungkapnya.
Sedangkan untuk motor dinas lama, Suzuki Shuter tak dikembalikan ke Pemkab Boyolali. Sebab motor dinas tersebut saat itu dibeli oleh Pemdes masing-masing. Sehingga pengoprasian sepeda motor tersebut menjadi kewenangan Desa atau lurah masing-masing.
Sementara itu, Kades Karang Kendal, Kec. Taman Sari, Slamet Suryanto menyambut positif motor dinas baru tersebut. Dengan kendaraan operasional yang baru ini dapat menunjang operasional Pemdes dalam melayani masyarakat.
“Dengan adanya motor baru mobilitas perangkat lebih cepat, bagasi dapat untuk menyimpan dokumen – dokumen desa dan piranti lainnya,” ungkapnya. (Mul/Red).












Komentar