METROPOS.ID, Sukoharjo – Menyikapi meluasnya sebaran virus Corona (Covid-19) yang makin mengkhawatirkan, warga Ds. Kagokan, Kec. Gatak, melakukan upaya pencegahan dengan mendirikan posko pemeriksaan di jalan perbatasan masuk desa.
Bagi yang hendak masuk baik warga desa setempat maupun pendatang, akan diminta cuci tangan ditempat yang sudah disiapkan, dipindai suhu badannya, dan terakhir disemprot cairan disinfektan.
Kepala Desa (Kades) Kagokan, Budi Riyanta menjelaskan, penyemprotan disinfektan juga dilakukan terhadap kendaraan yang digunakan sebagai sarana transportasi warga yang melintasi posko. Hal ini untuk mencegah virus Corona agar tak menulari warga desa.
“Kalau ada yang suhu badannya 38 derajat celcius keatas, langsung kami arahkan menuju faskes (fasilitas kesehatan) terdekat, dan tidak kami izinkan masuk desa,” kata Kades disela memantau posko, Rabu (25/3/2020).
Menurutnya, pembuatan posko pemeriksaan pencegahan penularan virus Corona dijalan masuk desa telah melalui musyawarah melibatkan warga, tokoh – tokoh masyarakat dan instansi terkait.
“Jadi, setelah kami musyawarahkan, ternyata banyak warga desa mendukung pembuatan posko ini,” kata Budi.
Seluruh peralatan kebutuhan posko mulai dari pengadaan cairan disinfektan, tempat cuci tangan hingga alat penyemprotan merupakan hasil swadaya gotong royong warga desa.
“Posko dijaga secara bergiliran selama 24 jam nonstop dibagi menjadi 2 shift. Untuk pemeriksaan mulai pukul 05.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Selepas itu, jalan kami tutup untuk umum. Hanya untuk warga yang pulang kerja malam saja bisa lewat,” ujarnya.
Mengingat saat ini belum ada vaksin penangkal virus Corona, maka keberadaan posko oleh Budi disebutkan akan terus berdiri hingga pemerintah pusat mencabut status darurat nasional. (Naura/Red).











Komentar