METROPOS.ID, BOYOLALI – Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali, telah menyiapkan Tiga embung menghadapi musim kemarau nanti. Selain itu perbaikan pelayanan dan peningkatan fasilitas terus dilakukan. Yang paling penting penambangan sumber air untuk mencukupi kebutuhan air pelanggan. Hal ini di ungkapkan oleh Pjs Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali Sunarno.
“Beruntung, 3 embung di Kec. Cepogo yang sudah selesai pembangunannya, siap dioperasikan untuk mencukupi kebutuhan air masyarakat, di antaranya embung di Ds. Jelok, Kec. Cepogo tahun ini siap dipasangi WTP (Water treatment plant) atau instalasi pengolahan air,” katanya, Senin (30/3/2020).
Masih menurutnya, dengan WTP ini, pihaknya menjamin kelayakan pasokan air bersih kepada para pelanggan. Pasalnya, sebelum dialirkan kepada pelanggan, air diolah terlebih dahulu di unit pengolahan air yang berada tak jauh dari lokasi embung.
“Setelah itu, barulah kemudian air dialirkan kepada para pelanggan,” katanya.
Dia menyebut dengan beberapa embung itu, pasokan air baku untuk Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali bisa mencapai lebih dari 3 juta meter kubik. Karena memang debit airnya juga mengalami peningkatan, dari debit 550 liter/detik saat ini menjadi 800 liter/detik. Peningkatan kapasitas air baku itu, selain untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat juga untuk mendukung visi pro investasi Boyolali, yakni untuk pemenuhan air bersih bagi kalangan industri.
Dengan pasokan air baku yang mencapai 3 juta meter kubik tersebut, Perumda Air Minuim Tirta Ampera Boyolali optimis pihaknya bakal mampu memenuhi kebutuhan air bersih banyak perusahaan di Boyolali. Di sisi lain, ketersediaan air baku juga menjadi pelayanan kepada pelanggan terutama saat musim kemarau.
Sunarno menambahkan saat ini jumlah pelanggan air Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali mencapai lebih dari kurang lebih 60.000 SR atau mencakup 360.000 jiwa. (Mul/Red).












Komentar