oleh

Peringati Paskah GSJ Boyolali bagikan seribu telur asin dan sembako

METROPOS.ID, BOYOLALI – Perayaan Paskah tahun ini agak sedikit berbeda. Meski dirayakan secara sederhana namun esensi Paskah tetap terlaksana. Meskipun ditengah maraknya wabah virus corona.

Pendeta muda Gereja Sidang Jemaat (GSJ) Imanuel Boyolali, Kris Handika Imanuel Raharjo menyatakan ditengah pandemi virus corona GSJ sengaja tidak mengumpulkan jemaat dalam jumlah banyak. Tapi kegiatan kami fokuskan untuk berbagi dengan sesama.

“Kami tetap membagikan telur asin, tapi jumlahnya tak banyak hanya seribuan. Kami alihkan dengan pemberian paket sembako kepada masyarakat yang ada dilingkungan gereja,” kata Pendeta Kris, disela – sela pembagian telur paskah dan sembako, Minggu (12/4/2020).

Menurutnya, perayaan Paskah tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tetapi khusus tahun ini perayaan paskah lebih ke berbagi bahan pangan dalam paket sembako. Itu mengingat tak sedikit masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan musti berfikir bagaimana mendapatkan uang untuk mencukupi kebutuhan pangan.

Kris menambahkan untuk peribadatannya sendiri dilakukan secara online, beberapa petugas tetap datang ke gereja. Sedangkan seluruh jemaat melakukan sembahyang dirumah masing – masing.

“Jadi kami siarkan live streaming dan berpaling secara khidmat,” ujarnya.

Pendeta Kris berharap dengan Paskah ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan wabah virus Corona segera berlalu. (Mul/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed