oleh

Dapur Umum COVID -19 Sukoharjo, Beroperasi 24 Jam Selama Ramadhan

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Sebanyak 850 dus paket makan buka puasa disiapkan dapur umum Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID -19 Sukoharjo selama Ramadhan 1441 Hijriah/2020 Masehi.

Dapur umum yang menempati halaman bagian belakang Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D) Graha Wijaya, atau dikenal dengan sebutan Gedung Lowo Sukoharjo ini, diawaki oleh personil gabungan, mulai TNI, Polri, Tagana, hingga unsur Pemkab Sukoharjo.

Dalam launching perdana, Dandim 0726/ Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa, Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi, dan Kejari Sukoharjo Tatang Agus Volleyantono, dengan mengenakan celemek bak koki mengawali memasak bersama di dapur umum, Jum’at (24/4/2020).

“Saat ini banyak masyarakat kurang mampu di desa-desa yang mengalami kesulitan. Dengan dapur umum ini, kami siapkan setiap hari menu makan bagi masyarakat kurang mampu sebanyak 850 dus yang dibagikan tiap sore menjelang berbuka puasa,” terang Dandim usai memasak.

Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah pandemi wabah COVID -19,  distribusi paket makanan diantar langsung ke rumah – rumah warga untuk menghindari kerumunan.

Pada kegiatan perdana di awal Ramadhan, sasaran pembagian makanan hasil olahan para pejabat yang dibantu sejumlah anggota TNI, Polri dan Tagana ini adalah wilayah Kec. Polokarto.

Pada gilirannya nanti, 12 Kec. se Sukoharjo akan mendapatkan dua kali pengiriman makanan buka puasa yang dimasak dengan melibatkan ahli gizi dari sejumlah instansi. Dapur umum disebutkan akan beroperasi 24 jam nonstop, dan hanya libur tiap Sabtu dan Minggu.

Ditambahkan Bupati Sukoharjo, pada intinya yang menjadi sasaran penerima makanan adalah masyarakat terdampak wabah COVID -19, khususnya yang secara ekonomi kurang mampu. Oleh tim dapur umum, nama – nama warga yang akan mendapat kiriman makanan sudah masuk dalam data.

“Data penerima sudah ada, “by name by address”.  Jadi ini sekaligus untuk memastikan bahwa selama wabah COVID -19, tidak ada warga Sukoharjo yang kelaparan. ,” tandas Wardoyo sembari menghimbau agar warganya tetap dirumah saja selama wabah COVID – 19 belum mereda. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed