oleh

RSUD Bendan siapkan ruang isolasi, Masyarakat Tionghoa Pekalongan kembali kucurkan bantuan

METROPOS.ID, PEKALONGAN – Perang terhadap Corona terus gencar dilakukan seluruh elemen masyarakat Kota Pekalongan. Hari ini, RSUD Bendan melaunching sebuah gedung yang berada paling belakang, untuk digunakan sebagai ruang isolasi khusus penanganan COVID -19.

Direktur RSUD Bendan, Junaedi Wibawa menjelaskan, pembangunan ruang isolasi ini dalam rangka optimalisasi pelayanan manajemen RSUD Bendan untuk menjadi pusat rujukan dan pusat layanan. Digedung ini, terdapat 6 ruangan, yakni 4 ruang untuk ODP dan 2 ruang isolasi full standar.

“Untuk ruang isolasi full standar pelayanan, tidak ada udara yang keluar dan ada ventilator. Ini usaha kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Pekalongan dan kebetulan bertepatan dengan ultah yg ke 11,” katanya.

Ditambahkan Junaedi, manajemen RSUD Bendan terus memaksimalkan pelayanan, agar  tidak menolak pasien. Hasilnya, 5 pasien ODP yang dirawat, salah satunya sudah sembuh dan tes swab juga negatif.

“Selain ruang isolasi khusus, kami juga menyiapkan 2 ruang di Truntum dan Buketan akan dirubah menjadi ruang ODP. Ini sebagai bentuk usaha kami untuk memberikan pelayanan yg terbaik,” paparnya.

Peresmian ruang isolasi Corona siang tadi dibarengi dengan penyerahan bantuan dari Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Pekalongan. Kegiatan ini juga dihadiri Walikota dan Wakil Walilikota beserta kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan.

Dari pantauan, PSMTI sudah 3 kali memberikan bantuan ke sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Pekalongan. Kali ini, PSMTI menyerahkan bantuan berupa 10 bedroom, 1000 masker dan APD import sebanyak 30 set dimasing-masing rumah sakit.

“Pandemi yang melanda kota Pekalongan juga menjadi beban dan tanggungjawab masyarakat tionghoa. Sudah sepatutnya, tim medis kita berikan support, baik berupa dukungan moril maupun spirituil, agar bisa menangani wabah yang belum pernah terjadi ini,” tutur Wawan.

Sementara, Walikota Pekalongan Saelany Machfudz mengapresiasi langkah dari manajemen RSUD Bendan yang menjadi secondline penanganan wabah COVID -19 setelah RSUD Kraton. Selain itu, walikota juga mengucapkan terimakasih kepada PSMTI yang sudah terlihat nyata peran serta dan pengabdiannya kepada masyarakat kota Pekalongan, melalui dharma bhaktinya.

“Kedepan, kita bersama-sama membangun kota Pekalongan ini agar lebih baik. Baik dibidang sosial dan ekonomi, sehingga visi dan misi kota Pekalongan bisa terwujud,” pungkasnya. (Mit/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed