METROPOS.ID, BOYOLALI- Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Boyolali, menggelar pentas climen guna menggalang dana, peduli COVID -19. Pentas wayang climen ini diunggah lewat youtube dan facebook, diiringi 2 pengrawit membawa kendang dan organ. Hal ini di ungkapkan oleh dalang Ki Gondo Wartoyo.
“Kegiatan ini tak lepas dari peran serta dan dukungan Ketua DPRD Boyolali, S Paryanto,” ungkapnya, Rabu (13/5).
Dijelaskannya, pentas dilakukan dalam waktu 2,5 jam. Pentas lalu diunggah lewat Sosial Media (Sosmed). Saat itulah diselingi dengan ajakan untuk menggalang dana guna mengatasi dampak wabah COVID -19.
Pentas pertama berhasil menggalang dana sebesar Rp 12,5 juta. Kemudian pada pentas kedua, masuk donasi sebesar sebesar Rp 11,5 juta sehingga total ada Rp 24 juta. Dana yang masuk lalu dibelikan sembako dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Disela persiapan pentas ketiga, ada lagi donasi masuk hingga total sebesar Rp 39 juta,” terangnya.
Selain kepada panti asuhan dan warga tak mampu, bantuan sembako juga diberikan kepada para seniman. Bahkan, pihaknya juga membantu sejumlah dalang berupa sembako dan bantuan uang tunai sebesar Rp 150 ribu- Rp 200 ribu/orang.
“Dalang dan pengrawit di Soloraya jumlahnya sangat banyak. Dan mereka tak ada pemasukan karena tak ada pentas sebab terdampak COVID -19,” jelasnya.
Dirinya, tidak mengurusi langsung karena yang masuk sudah ada tim sendiri. Uniknya, bagi donatur yang beruntung disediakan hadiah sesosok atau tokoh wayang kulit. Total sebanyak 15 tokoh wayang kulit disiapkan sebagai hadiah bagi donatur yang beruntung.
Terpisah, Ketua DPRD Boyolali, S Paryanto mengapresiasi upaya yang dilakukan Pepadi.
“Saya salut dengan upaya yang dilakukan Pepadi ini. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang peduli membantu dana guna mengatasi dampak COVID -19,” imbuhnya. (Mul/Red).












Komentar