METROPOS.ID, GROBOGAN – Dua orang warga Dsn.Langgar, RT.05 /RW.06, Ds. Lajer, Kec.Penawangan yang hilang karena terseret air bah di sungai Serang yang terletak di desa setempat pada hari Sabtu (26/6/200) kemarin akhirnya di temukan Minggu (27/6/2020) pagi.
Di kabarkan sebelumnya dua orang korban tenggelam tersebut adalah ALIFAH ARFI PUTRI (10), dan FATUL HIKMAH APRILIA (10) pada hari Sabtu (27/6/2020), sekira pukul 16.00 WIB bersama saksi 1 (MAFTUH ALAMI) beserta keempat teman lainya berkumpul di gardu pos kampling, hendak main di sungai Serang. Sesampainya disungai kedua korban bersama 2 temannya mandi dipinggir sungai yang dalam keadaan masih surut airnya dengan kedalaman kurang lebih 50 cm, namun selang 20 menit tiba – tiba datang air bah sehingga kedua korban terseret arus dan tenggelam kedalam kesungai. Melihat hal ini saksi 1 bersama teman lainya berteriak minta tolong ke warga sekitar, sehingga warga berramai – ramai mencari keberadaan korban namun tidak di ketemukan dan akhirnya di laporkan ke Polsek Penawangan.
Terpisah Kapolsek Penawangan AKP SAPTONO WIDYO H ,S.Sos.M.H membenarkan peristiwa tenggelamnya dua anak usia 10 tahun di sungai Serang.
“Usai mendapatkan laporan kami langsung lakukan pencarian korban namun tak berhasil, baru keesokan harinya Minggu (27/6/2020) ke dua korban berhasil kami temukan dalam kondisi telah meninggal dunia”, terangnya.
Masih menurutnya, sekira pukul 06.45 WIB, korban pertama di temukan adalah ALIFAH ARFI PUTRI
berjarak kurang lebih 1 KM dari TKP korban hanyut. Selanjutnya sekira pukul 10.40 WIB, FATUL HIKMAH APRILIA di temukan berjarak kurang lebih 50 meter dari TKP penemuan korban pertama.
“Adapun barang bukti yang kami temukan adalah tiga buah ikat rambut warna ungu, hijau dan kuning yang diduga milik korban”, lanjutnya.
Sapto juga mengatakan hasil pemeriksaan Medis oleh Team Inafis Polres Grobogan bersama dengan Team Medis pada tubuh kedua korban tidak di temukan tanda – tanda kekerasan.
“Untuk itu kami menghimbau kepada para orangtua untuk lebih mengawasi anak – anaknya agar tidak mandi/bermain di sungai”, pungkasnya. (Awg/Red).












Komentar