oleh

Tugas Di Perbatasan Negara, Yonif MR 413/ Bremoro Sisir Pelintas Batas Ilegal

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Sejak Satgas Yonif MR 413/ Bremoro ditugaskan menjaga wilayah perbatasan Papua bagian utara, banyak mendapat laporan maraknya pelintas batas ilegal yang berasal dari Negara Papua New Guinea (PNG) masuk ke wilayah Republik Indonesia (RI).

Atas laporan itu, satuan pasukan TNI AD yang bermarkas asal di Sukoharjo ini, dipimpin Komandan Satgas Yonif MR 413/Bremoro, Mayor Inf Anggun Wuriyanto menginisiasi patroli gabungan dengan melibatkan sejumlah unsur, dari BNPP, Imigrasi, Bea Cukai, Balai Karantina, Kemenkes, Pospol Skouw dan Koramil Tami.

“Patroli gabungan ini untuk menyikapi laporan akan maraknya warga Negara Papua New Guinea masuk ke wilayah Indonesia tanpa dilengkapi dengan dokumen surat dan izin resmi,” kata Anggun dalam rilisnya kepada awak media Solo Raya, Minggu (26/7/2020).

Dituturkan, mengingat gerbang Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, sejak Februari lalu telah ditutup untuk mencegah sebaran pandemi COVID -19, maka patroli gabungan dilakukan untuk mencegah masuknya pelintas batas ilegal ke wilayah RI.

“Patroli gabungan dilakukan pada Sabtu (25/7/2020) kemarin, dengan sasaran jalan – jalan ilegal yang sering digunakan untuk kegiatan – kegiatan ilegal. Jalan yang dijadikan celah untuk pelintasan orang dan barang yang tidak resmi,” terang Anggun yang memimpin langsung patroli.

Dari patroli gabungan itu, hasilnya menjumpai beberapa warga negara PNG di lokasi jalan – jalan ilegal tersebut. Mereka sengaja memanfaatkan jalur jalan tikus untuk masuk ke wilayah RI tanpa dokumen yang sah.

Atas temuan adanya pelintas batas ilegal ini, Anggun menegaskan, pihaknya akan rutin melakukan patroli gabungan dan pengawasan jalan – jalan ilegal untuk menegakkan kedaulatan NKRI di perbatasan RI-PNG.

“Kita akan tingkatkan untuk mencegah terjadinya pelanggaran – pelanggaran di perbatasan. Kami siap bersinergi bersama instansi pemerintahan yang ada di PLBN untuk sama – sama menegakkan kedaulatan negara di perbatasan ini,” pungkasnya. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed