oleh

Pembangunan Gedung ITSNU Mendapat Suntikan Dana 6 Milyar Dari APBD Pekalongan

Saat peresmian gedung ITSNU Kab. Pekalongan

METROPOS.ID, KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si menghadiri dan meresmikan gedung Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) yang berada di Bebekan Kedungwuni, Rabu (23/12/2020) pagi.

Tampak hadir dalam acara ini beberapa pengurus besar NU, KH Mujib Qulyubi selaku katib syuriah PBNU, KH Prof Dr M. Nasir, Pengurus Wilayah NU, KH Muzamil, Drs KH Bisri Romly (anggota DPR RI Komisi X), Pimpinan Pusat dan wilayah Lembaga pendidikan tinggi NU, Rektor ITSNU dan para rector serta pimpinan PTNU se-Indonesia. Selain itu juga para kepala sekolah MA/SMA/SMK yang mengikuti secara daring.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si dalam sambutannya mengajak kaum Nahdiyin untuk lebih bekerja keras mengingat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kab. Pekalongan masih dibawah rata-rata provinsi Jateng.

Salah satu faktor untuk mendorong tingkat pertumbuhan IPM, menurut Bupati Asip adalah dengan berdirinya Perguruan Tinggi.

“Insyaallah dengan banyaknya PerguruanTinggi, dengan ikhtiar kita, mendekatkan Perguruan Tinggi di Kab. Pekalongan kemudian sinergi dengan program dari pemerintah pusat maka kesempatan masyarakat Kab. Pekalongan untuk berkuliah sangat terbuka lebar,” ujarnya.

Oleh karena itu pada kesempatan itu Bupati Asip mengucapkan terimakasih terutama kepada Pengurus Cabang (PCNU) yang terus menerus ikhtiar lahir batin berjuang mendirikan Perguruan Tinggi dan sebentar lagi juga akan mendirikan Rumah Sakit.

“Ayo Perguruan Tinggi kita bangun, Rumah Sakit kita bangun, semuanya kita dedikasikan untuk kemaslahatan masyarakat,” ajak Bupati.

Selanjutnya atas seluruh kegiatan yang dilakukan oleh PCNU, Pemkab memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya disertai doa semoga tetap berjalan dengan baik, tetap menjalankan mandat, untuk bersama-sama dengan pemerintah mengentaskan kemiskinan, mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan yang paling penting membekali generasi muda dengan ilmu serta paham akidah yang kuat.

“Kami berharap kerjasama yang erat antara PCNU dengan pemerintah menjadi kata kunci agar kita bisa melakukan upaya meminimalisir perkembangan paham –paham diluar paham ahlisunah waljamaah,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua PCNU Kab. Pekalongan KH Muslih Khudlori menyampaikan terimakasih atas segala bantuan dorongan dan motivasi semua pihak sehingga apa yang menjadi cita-cita dan pelaksanaan program pendirian Perguruan Tinggi di Kab. Pekalongan bisa terlaksana dan diresmikan hari ini. Selain itu terimakasih secara khusus juga disampaikan kepada PBNU, Prof Dr. M Nasir yang telah memberikan dorongan dan motivasi yang kuat. Selanjutnya kepada Bupati Asip Kholbihi yang mana lewat perannya terkucurlah APBD 6 Milyar sebagai dana suntikan awal untuk pembangunan gedung ITS NU. Kemudian ucapan terimakasih disampaikan juga kepada H Bisri Romly selaku anggota komisi X DPR RI sekaligus ketua DPC PKB Kab. Pekalongan yang telah memberikan dana aspirasi anggota DPR RI Komisi X berupa keep kuliah 150 mahasiswa dan juga bantuan PPTS berupa alat laborat. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada yayasan Al usmani pimpinan KH Arifin Usman yang menghibahkan politeknik Usmanu NU.

“Terimakasih juga kepada seluruh jajaran pengurus wilayah dan cabang se-Jateng yang banyak memberikan pemikiran-pemikirannya serta doa,” lanjutnya.

KH Muslih Khudlori juga menyampaikan kondisi mahasiswa ITSNU sejumlah 374, terdiri prodi teknologi computer, Teknologi Informasi dan Teknologi industry dan Fisika.

“Mudah-mudahan ITSNU yang akan diresmikan pagi ini dan Politeknik Usmanu, kami berharap kepada masyarakat, do’akan dua Perguruan Tinggi ini sebagai cikal bakal Perguruan Tinggi yang menggodok SDM-SDM ala ahlisunah waljamaah, sebagai benteng pertahanan untuk penguatan akidah ahlisunah waljamaah,” harapnya.

Ditambahkan KH Muslih, proses pembangunan sampai detik ini sampai 95% dan pihaknya berharap dapat menyelesaikannya dalam waktu singkat.

“Dan harapan kami setelah pembangunan ITS ini selesai, maka kami bersama pengurus yang lain sudah mencanangkan sebuah kegiatan kelanjutannya yaitu pendirian dan pembangunan Rumah Sakit NU di Kab. Pekalongan,” pungkasnya.

Katib Syuriah PBNU Dr.KH.Mujib Qulyubi, M.H. menjelaskan ada 3 hal sekaligus yang diadakan, yaitu Rakornas PTNU, pelantikan forum rektor NU dan peresmian gedung ITS Pekalongan. Ia menuturkan hasil muhtamar di Jombang beberapa waktu lalu, prioritas program yang diutamakan oleh NU adalah harokahnya. Pergerakannya adalah bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

“Alhamdulilah PCNU Pekalongan tadi sudah memberikan laporan dengan baik.Soal ekonomi nahdliyah sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Yang kedua, sudah ada dua Perguruan Tinggi berbasis NU dan ini Insyaalloh akan berkembang, berarti secara pendidikan, Pekalongan sudah memulai dengan baik. Dan juga sebentar lagi akan dibangun Rumah Sakit NU. Jadi tiga-tiganya di Pekalongan sudah terwujud dan sudah dimulai dengan baik”, pungkasnya. (Mit/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed