Abdul Rochim atau Ustad Iim, putra Abu Bakar Ba’asyir (ABB) saat menemui awak media di Ponpes Al Mukmin, Ngruki. (Foto. Naura)
Dengan kondisi saat ini pandemi COVID -19 masih jadi ancaman bagi kesehatan, maka keluarga ABB tidak akan membuat acara khusus penyambutan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus akibat kerumunan.
Pria yang akrab dipanggil Ustad Iim ini mengatakan, selepas nanti bebas dari lapas, ayahnya akan kembali ke Ponpes Al-Mukmin, Ngruki. Sukoharjo. Dan dalam penyambutannya, akan ada pembatasan jumlah tamu.
Tidak ada acara khusus menyambut kedatangan ABB. Iim menyadari saat ini masyarakat masih dilarang kumpul-kumpul. Selain itu, keluarga juga mempertimbangkan faktor usia ABB yang sudah lanjut.
Seperti diketahui, ABB merupakan narapidana yang menjalani masa pidana atas tindak pidana terorisme atau melanggar Pasal 15 jo. 7 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003. Ia divonis pidana penjara selama 15 (lima belas) tahun.
Informasii yang didapat awak media, sesuai dengan tanggal ekspirasi atau berakhirnya masa pidana, maka ABB akan dibebaskan pada 8 Januari 2020 mendatang.Dalam pembebasan ABB, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Densus 88 Antiteror, dan berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pihak-pihak terkait. (Naura/Red).










Komentar