oleh

Sekolah Di Pemalang Terapkan PTM Terbatas Sesuai Prokes

METROPOS.ID, PEMALANG – Sejumlah SMP di Kab. Pemalang menjadi Piloting PTM (Pembelajaran Tatap Muka) di masa pandemi Covid-19. Pada tahap satu SMP Negeri 1 Bodeh mewakili Kab. Pemalang bersama-sama dengan 35 sekolah di Jateng untuk bisa melaksanakan pembelajaran di masa pandemi. Tentu saja dengan prokes dan terbatas, hal ini di sampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bodeh Drs Kirno MA, saat di temui awak media Kamis (6/5/2021) di kantornya. 


“Kemudian pada tahap 2 yang dilasanakan pada tanggal 26 April sampai dengan 7 Mei 2021 ada beberapa SMP di Kab. Pemalang diantaranya SMP Negeri 1 Bodeh, SMP Negeri 2 Pemalang, SMP 4 Pemalang dan SMP 1 Randudongkal. Kami mendapat amanah untuk menjadi percontohan PTM terbatas, yang tahap I dulu di batasi jumlah siswa maksimal 110 siswa dan kami mengambil jumlah maksimal yakni 110 dimana dalam pelaksanaan tahap I kami melaksanakan dengan 7 ruang belajar, yang maksimalnya 18 setiap ruangnya tapi kami menempatkan hanya 16 orang saja perruangan,” ujarnya.


Masih menurutnya, pada tahap 2 dari panduan propinsi sekolah yang telah berhasil melaksanakan di tahap satu dapat melaksanakan PTM terbatas dengan jumlah siswa 2 kali lipat dari tahap satu.


“Sehingga pada tahap 2 kami menambah siswa menjadi 220 siswa, kesempatan ini kami laksanakan dengan menggunakan sarana prasarana yang cukup jadi secara sumber daya sarana dan prasarana kami telah melaksanakan 27 ruang belajar. Kami tata sesuai dengan prokes lengkap dengan cuci tangan, handsanitaizer dan yang seharusnya satu ruang bisa diisi 18 kami hanya menempatkan 16 siswa saja perruang kelasnya. Itupun untuk jadwal masuk per kelas ada beda jam, sehingga ini di harapkan akan mengurangi kerumunan siswa saat pulang sekolah,” tandasnya.


“Hal ini juga di dukung oleh dinas kesehatan melalui Puskesmas Kebandaran, sesuai ketentuan sebelum melaksanakan PTM seluruh tenaga pengajar dan semua karyawan serta siswa sudah di swap antigen,” pungkasnya. (Mit/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed