oleh

Dibagi 3 Zona, Ujian Kenaikan Tingkat PSHT Parluh 16 Sukoharjo Berjalan Lancar

Siswa sabuk hijau perguruan silat PSHT Parluh 16 Cabang Sukoharjo mengikuti ujian kenaikan tingkat dari sabuk hijau ke sabuk putih di lapangan Krido Mulyo, Desa Krajan, Kec. Gatak. (Foto Naura)

Metropos.id, Sukoharjo – Mencegah kerumunan ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Parapatan Luhur (Parluh) 16 Kab. Sukoharjo menggelar ujian kenaikan tingkat dengan membagi lokasi menjadi 3 zona.


Ketua Cabang PSHT Parluh 16 Kab. Sukoharjo, Suyanto menjelaskan, pembagian zona dilakukan sebagai langkah antisipasi mencegah kejadian kerumunan massa. Meski tidak dalam satu lokasi, namun nilai – nilai utama dari tujuan kegiatan ujian kenaikan tingkat tetap terpenuhi.


“Sebelumnya kami sudah memberikan tata tertib. Seluruh siswa yang mengikuti tes kenaikan tingkat dari (sabuk) hijau ke putih wajib menerapkan prokes sesuai arahan pemerintah,” katanya disela pelaksanaan ujian di Lapangan Krido Mulyo, Krajan, Gatak, Sukoharjo, Minggu (6/6/2021).


Suyanto menjelaskan, masing -masing zona lokasi ujian tersebut terdiri, zona A meliputi ranting Kec. Weru, Bulu, Tawangsari, Sukoharjo, dan Nguter. Kemudian zona B mencakup ranting Kec. Kartasura, Baki, dan Gatak. Terakhir zona C, adalah ranting Kec. Grogol, Mojolaban, dan Polokarto.


“Hal ini kami lakukan supaya tidak terjadi kerumunan, sesuai dengan apa yang dicanangkan oleh Pemkab Sukoharjo untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini baru merebak. Kami juga menyiapkan tim kesehatan lengkap dengan ambulan yang siaga di lokasi,” paparnya.


Disisi lain, ia memastikan seluruh kegiatan ujian kenaikan tingkat kali ini berjalan dengan terukur melalui pembagian peserta tes tiap – tiap sesi di masing-masing zona. Begitu pula dengan durasi waktu pelaksanaan juga dilakukan pembatasan, tidak sampai satu hari penuh. Cek kesehatan juga dilakukan sebelum kegiatan.


“Jadi kami batasi, dimulai pagi hari hingga maksimal pukul 10.00 WIB harus bubar. Selesai sesuai kesepakatan dengan pihak berwajib. Alhamdulillah semua lancar, bahkan saat pelaksanaan juga ditunggui oleh aparat keamanan dari Polri dan TNI. Kami mengucapkan terimakasih,”tuturnya.


Dalam pelaksanaan ujian kenaikan tingkat yang diikuti sekira hampir 600 siswa sabuk hijau se Kab. Sukoharjo ini, saat menutup kegiatan, Suyanto menekankan kepada seluruh siswa tentang pentingnya menjaga prokes serta menjaga iklim kondusif Kota Makmur.


“Kami berpesan kepada adik-adik supaya dapat menjaga iklim kondusif, menjaga nama baik Kab. Sukoharjo tanpa ada gejolak. Secara tidak langsung jelas, tes ini merupakan bukti akhir dari beberapa kali latihan, dan ternyata mereka mampu menyerap materi yang diberikan,” ujarnya.


Pantauan di lapangan pelaksanaan ujian di zona B hingga berakhirnya kegiatan, seluruh siswa dinilai mampu menyerap dan memahami, baik itu makna dan materi serta penerapan ajaran budi luhur yang tercermin pada perilaku. Tidak hanya perilaku pada organisasi, namun juga perilaku di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed