Para pelaku saat di hadir kan dalam jumpa pers di Mapolrestabes Semarang (Foto Istimewa)
Irwan menyampaikan aksi Curas yang di lakukan ke dua pelaku bukan hanya di satu TKP melainkan banyak TKP di antaranya di Depan Taman Amongrogo Kel. Sumurejo Kec. Gunungpati Kota Semarang, TKP 2 di perempatan arah ke SK korban berhenti di jalan arah SK. Pelaku YASIN dan DEWA menggunakan sarana Mio Fino warna merah dengan Hasil tas hitam dan 2 dompet korban uang tunai Rp 200.000,- dan HP merk Asus. Peran YASIN sebagai eksekutor menusuk bagian perut korban sebanyak satu kali, sedangkan Peran DEWO sebagai joki dan menarik tas korban. Lalu TKP 3 Perempatan Suratmo sebelum Pom Bensin Pelaku YASIN dan DEWA, Hasilnya tas coklat berisi dompet dan uang tunai (jumlah tidak tahu karena yang menarik tas DEWA), Peran YASIN sebagai eksekutor menusuk paha korban sebanyak satu kali dan Peran DEWA sebagai joki dan menarik tas korban. Terus TKP 4 daerah Gunungpati, Hasilnya dompet berisi uang tunai Rp 300.000,-. Peran YASIN sebagai eksekutor menusuk paha korban sebanyak satu kali dan Peran DEWA sebagai joki dan mengambil dompet korban. TKP 5 daerah Kantor Kelurahan Kalipancur, Pelaku YASIN dan DEWA menggunakan Sarana Honda CBR warna Hitam Putih, Hasilnya tas dan dompet berisi uang. Peran YASIN sebagai eksekutor menusuk bagian paha korban sebanyak satu kali dan Peran DEWA mengambil tas korban. TKP 6 daerah Gunungpati dengan korban 2 orang, Pelaku YASIN dan DEWA menggunakan sarana Mio Fino warna Merah, Hasil HP Samsung dan HP Xiomi,Tas berisi dompet dan uang tunai Rp 150.000,-. Peran YASIN mengambil dompet korban dan Peran DEWA sebagai eksekutor mengayunkan (bacok) sajam ke arah korban melukai bagian tangan sebanyak satu kali serta merampas tas korban. Dan yang terakhir di TKP 7 daerah Jl. Dewi Sartika arah UNNES dekat angkringan. Pelaku YASIN dan DEWA memggunakan sarana Honda CBR warna Hitam Putih. Hasil tas warna hitam dan dompet berisi uang Rp 200.000,-. Peran YASIN menodongkan sajam ke korban dan Peran DEWA mengambil tas korban.
Lebih lanjut Irwan menjelaskan kronologis kejadiannya berawal pada hari Kamis (26/8/2021) sekira pukul 03.00 Wib korban berangkat kerja di pasar ungaran. Sesampainya di pertigaan Sumur Gunung depan makam ada 2 orang memanggil korban “MAS…HE…MAS….” karena korban takut korban putar balik lalu bertemu korban2 di depan taman amongrogo untuk meminta tolong. Selang beberapa saat datang pelaku 2 orang berboncengan sepeda motor Yamaha Fino warna abu-abu turun dari sepeda motor mengeluarkan senjata tajam berupa pisau. Korban 1 kena tusukan 2 kali dibagian paha kaki dan HP nya diminta sedang Korban 2 mencoba menangkis sehingga tanganya luka dan dompet berisi surat-surat berharga dan uang Rp 1.800.00,- berhasil dibawa pelaku. Setelah itu kedua pelaku pergi ke arah Ungaran.







Komentar