Saat membahas krisis pangan di Makodam IV/Dip (Foto pendam4/Dip)
Melalui paparan Waaster Kasdam IV/Diponegoro Letkol Kav Muhamad Sarif Prawira Negara Matondang SE,MM, disebutkan bahwa saat ini Jateng memiliki luas baku lahan sawah seluas 1.049.661 HA yang tersebar di 29 Kabupaten dan 6 Kota. Namun demikian masih terdapat beberapa hal yang menjadi kendala dalam mengantisipasi ancaman krisis pangan di wilayah Kodam IV/Diponegoro seperti ketersediaan pangan, distribusi pangan, komsumsi pangan, keamanan pangan serta jaminan mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).
Waaster juga menyebutkan beberapa upaya Kodam IV/Diponegoro dalam mengatasi kendala tersebut, yakni dengan melakukan pengelolaan cadangan pangan bagi pemerintah maupun masyarakat serta pemanfaatan lahan pekarangan maupun lahan marginal, dengan harapan ancaman krisis pangan di wilayah Kodam IV/Diponegoro dapat teratasi.
Berkaitan dengan hal tersebut, Marsma TNI Drs. Andy mengatakan bahwa tujuan dari pelaksanaan kunjungan tersebut yakni untuk mengantisipasi adanya krisis pangan yang dapat mengancam ketahanan maupun stabilitas negara Indonesia.
Pada kesempatan tersebut mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Kasdam mengucapkan terimakasih kepada Tim Kemenko Polhukam RI atas kehadirannya dalam memberikan pemahaman terkait dengan program ketahanan pangan yang akan dilaksanakan kedepannya, serta mendukung penuh langkah – langkah maupun upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengantisipasi krisis pangan di Indonesia.











Komentar