Saat persiapan menanam jagung bersama (Foto pendam4/Dip)
Sinergi antara Kodam IV/Dip dengan komponen bangsa tersebut, ditandai dengan penanaman bibit jagung oleh Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Widi Prasetijono bersama Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.St.Mk., S.H. beserta Forkopimda Jateng dan masyarakat Dusun Bantir.
“Kita sebagai warga Indonesia sudah sepatutnya bangga akan kekayaan alam Indonesia, terlebih Indonesia memiliki 2 musim yang membuat lahan pertaniannya subur dan dapat memperoleh panen 3 kali dalam setahun,” ujar Pangdam.
Menurutnya hal tersebut merupakan anugerah luar biasa yang dimiliki Indonesia, karena saat ini seluruh dunia sedang kesulitan pangan.
“Berbahagialah kita sebagai warga Indonesia karena kita memiliki lahan yang begitu subur,” ucapnya.
Bahwa saat ini kata Pangdam kegiatan penanaman jagung itu dilakukan diatas lahan seluas 10,5 Hektare. Atas kegiatan tersebut, tercatat sudah 85,87 Hektare lahan tidur Kodam IV/Dip telah disulap menjadi lahan pertanian untuk ketahanan pangan nasional, dengan ditanami padi, jagung dan palawija.
“Nantinya hasil dari panen ini akan diberikan kepada masyarakat. Namun yang terpenting setelah ditanami, harus dijaga dan dirawat. Semoga kita mendapatkan sesuai dengan hasil yang kita inginkan,” harapnya.
Sebagai informasi kegiatan penanaman jagung tersebut dilakukan di lahan seluas 10,5 Hektare. Dengan demikian saat ini jumlah lahan ketahanan pangan Kodam IV/Dip seluruhnya sudah mencapai 85,87 Hektare, terdiri dari padi, jagung dan palawija lainnya.
Selanjutnya kepada Kajati Jateng Andi Herman SH, MH., PJU Kodam IV/Dip, PJU Polda Jateng, Bupati Kab. Semarang Ngesti Nugraha, SH., Danrem 073/MKT Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., Danrindam Kolonel Inf Mochamad Arief Hidayat, Forkpimda Kab. Semarang dan Direktur PT Maxim, Pangdam turut berterimakasih atas partisipasinya dalam mensukseskan kegiatan tersebut.(@wg/pendam4/Dip/Red)











Komentar