Kasat reskrim AKP Kresnawan Husein (baju putih) didampingi Kanit 4 Iptu Hery Ahmadi di lokasi pembunuhan. (Foto Heru)
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, pertama kali yang mengetahui korban terkapar di dalam rumah adalah anak korban sendiri VR. Saat itu anak korban baru saja pulang main dari rumah temannya di Banyubiru. Masuk rumah kaget, melihat ayahnya terkapar dalam posisi telentang dan diketahui sudah meninggal dunia. Saat ditemukan, korban memakai kaos warna oranye dan celana panjang warna drill.
Kabar dugaan pembunuhan yang menggemparkan warga Kali Pawon ini, langsung dilaporkan ke Polsek Ambarawa dan Polres Semarang. Sesaat kemudian, petugas Reskrim Polsek Ambarawa dipimpin Kapolsek Ambarawa AKP Mufid, petugas Reskrim dan Tim Inafis Polres Semarang tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan oleh TKP.
Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika HA melalui Kasat Reskrim AKP Kresnawan Hussein mengatakan, bahwa dari laporan masyarakat telah terjadi pembunuhan di daerah Kali Pawon, Kel Panjang, Kec Ambarawa. Dari laporan ini, petugas Reskrim Polres Semarang langsung mendatangi lokasi bersama dengan Tim Inafis.
“Korban tewas diduga akibat pembunuhan. Untuk pelaku sudah kita amankan dan masih kita mintai keterangan. Inisial nama pelaku, nanti saja karena sampai sekarang masih dalam pemeriksaan petugas,” tandas AKP Kresnawan Hussein didampingi Kapolsek Ambarawa AKP Mufid kepada wartawan di Polsek Ambarawa, Jumat (25/11/2022) malam.
Selanjutnya, usai dilakukan oleh TKP, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan otopsi.
Petugas yang datang di lokasi kejadian Kapolsek Ambarawa AKP Mufid (yang pagi tadi baru melakukan serah terima jabatan/sertijab), Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Kresnawan Hussein, Kanit 4 Reskrim Polres Semarang Iptu Hery Ahmadi, Kanit Reskrim Polsek Ambarawa Aiptu Aris serta Tim Inafis Polres Semarang. Selain itu, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kel Panjang. Bahkan, ratusan warga sekitar memenuhi lokasi untuk melihat korban. (Heru/Red)












Komentar